Sunday, 13 Jun 2021
Temukan Kami di :
Kesehatan

Penjelasan Dokter soal Viral Info Sulit Ereksi Karena Vaksin Sinovac

Setahu saya tidak ada hubungannya (dengan disfungsi ereksi -red). Akibat vaksin kalau terjadi akan ke sistemik atau seluruh tubuh, tidak hanya ke satu organ

Aisyah Isyana - 07/05/2021 17:12

Beritacenter.COM - Kabar soal penerima vaksin COVID-19 Sinovac yang disebut mengalami efek samping tak bisa ereksi atau disfungsi ereksi, seketika viral di media sosial. Dimana hal itu diklaim terjadi usai pemberian dosis kedua vaksin Sinovac.

 "Saya juga mengalaminya. Vaksin pertama aman. Pas vaksin kedua baru kelamin saya enggak bisa ng---ng. Kirain bukan efek dari vaksin," tulis tangkapan layar percakapan yang dibagikan salah satu pengguna Instagram.

Menjawab hal itu, Spesialis urologi dr Yudi Amiarno, SpU, dari RS Tarakan menyebut efek samping yang bisa terjadi usai vaksinasi adalah reaksi lokal dan sistemik. Artinya, efek samping hanya terjadi di tempat penyuntikkan atau seluruh tubuh karena respons imun.

"Setahu saya tidak ada hubungannya (dengan disfungsi ereksi -red). Akibat vaksin kalau terjadi akan ke sistemik atau seluruh tubuh, tidak hanya ke satu organ," kata dr Yudi kepada wartawan, Kamis (15/4/2021).

dr Yudi menyebut pihaknya hingga saat ini belum pernah mendapati pasien dengan keluhan disfungsi ereksi akibat efek samping vaksinasi.

"Iya, enggak ada," jelasnya.

Yudi mengimbau masyarakat yang mengalami masalah ereksi untuk berkonsultasi ke dokter, agar dapat jelas diketahui penyebabnya dan segera diobati. Pasalnya, penyebab disfungsi ereksi sendiri dapat berasal dari berbagai hal, mulai dari masalah fisik sampai psikis. 

"Perlu ditelusuri lebih lagi untuk memastikan. Sarankan dia ke dokter aja sambil diobati," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Komnas Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Profesor Dr. dr. Hinky Hindra Irawan Satari juga mengonfirmasi tak ada laporan efek samping disfungsi ereksi karena vaksin Sinovac hingga saat ini.

"Tidak ada laporan gangguan ereksi yang masuk ke komnas KIPI sampai dengan hari ini," kata Prof Hinky saat dihubungi terpisah.




Berita Lainnya

Hebat ! Ini 7 Cara Mudah Obati Pilek Dalam Sehari

12/06/2021 19:00 - Baharuddin Kamal

Bahaya di Balik Kenikmatan TIdur Siang

10/06/2021 14:00 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA