Sunday, 20 Jun 2021
Temukan Kami di :
Opini

BAHASA APOKALIPTIK PARA BAJINGAN POLITIK DI INDONESIA SAAT INI : BELA ULAMA BELA ISLAM & PEMIMPIN THOGUT

Indah Pratiwi - 07/05/2021 20:10 Ditulis Oleh : Tito Gatsu

Bahasa Apokaliptik adalah bahasa yang digunakan pada perang Psikologi atau psychological warfare dengan metode holly warriors atau mempengaruhi suatu masyarakat dengan politik Identitas menggunakan agama bahasa apokaliptik atau apocalyptic language adalah bahasa wahyu yang didisain oleh para pelakunya menggunakan dalil dalil agama atau imajiner yang bisa mempengaruhi masyarakat dan bisa mengalahkan hukum atau menggantikan Hukum yang berlaku.

Bagaimana bahasa apokaliptik bekerja ?

Kemarin ramai soal Gus Miftah ceramah di Gereja dan Ustad Abdul Somadpun menyambut dengan dalil -dalil agama yang menyebutkan haram ceramah dan datang ke Gereja. Tujuannya Tak lain hanya untuk menyebarkan kebencian dan memecah belah umat , mungkin bila dilihat dalam kaca mata lain atau prespektif lain Itu benar , misalnya ketika terjadi perang pada jaman jahiliyah orang nasrani menyerang orang Muslim bisa saja orang Muslim yang datang ke Gereja dianggap pengkhianat artinya Itu Kondisi kontekstual bahkan ketika nabi sudah hijrah ke Madinah saja hubungan antara umat nasrani dan Muslim terjalin dengan baik.

Penggunaan bahasa-bahasa apokaliptik di Indonesia kerap dilakukan untuk politik Identitas dan biasa dilakukan elit politik untuk mempengaruhi emosional masyarakat sangat sukses membodohi masyarakat , misalnya ketika SBY memperkenalkan anaknya AHY untuk maju sebagai Gubernur DKI memandang peristiwa Ahok akibat video editan Buni Yani sebagai Pemimpin atau mantan Pemimpin Nasional bukannya melihat masalah dengan jernih malahan ikut memanasi dengan mengatakan tindakan Ahok melukai umat islam sampai Lebaran Kuda pun masalah ini takkan Beres jika Pak Ahok tidak dihadapkan kepada masalah hukum .Beliau lupa jika Pernah menjadi Presiden sehingga ucapannyapun menjadi Hukum yang dipercaya seolah-olah sebuah kebenaran dan orang rela melakukan apa saja apalagi berkaitan dengan agama. Hmmm memprihatinkan sebenarnya ada Pemimpin Indonesia yang Masih menggunakan bahasa apokaliptik.

Belum lagi Prabowo Subianto ketika maju menjadi capres di 2019 yang mengatakan pemerintah boneka antek asing , Indonesia lebih miskin dari Haiti Negara di Afrika , Sayapun heran orang-orang besar seperti mereka rela asal bicara dengan bahasa apokaliptik tanpa memikirkan membuat kebodohan yang masive baik bagi diri sendiri maupun bagi bangsanya.

Belum lagi kaum Islam Tak jelas yang dimotori PKS dan Habib Rizieq dengan FPI nya selalu mengatakan Ulama dizolimi, umat islam ditindas dan sebagainya , pada tahun 2015-2016 Saya Pernah berkunjung ke Belanda , Australia dan Malaysia ketika Itu head line Tentang Indonesia cukup ramai disana, nama-nama Jokowi ,Ahok, SBY, Rizieq Shihab dan Prabowo menjadi topik pembicaraan orang-orang Sana diwarung kopi, jika Jokowi dan Ahok dianggap sebagai tokoh pembaharu tapi SBY , Prabowo dan Rizieq Shihab dianggap mewakili kaum yang percaya tahayul di Indonesia atau golongan Apocalypse ( duhh Demi Tuhan Gue gak bohong ) sampe malu Saya mendengarnya.

Belum lagi slogan yang dilancarkan mengenai membela Ulama membela Islam terus lawannya siapa?? rakyat Indonesia ? Mereka memang menciptakan musuh imajiner agar rakyat terutama umat islam menjadi seolah -olah menderita dan dizolimi dengan sesuatu yang tidak jelas hanya untuk menimbulkan kebencian masyarakat kepada pihak tertentu anehnya sukses besar dan Ahok bisa dihukum kemudian Rizieq Shihab bisa jadi Imam Besar bahkan balihonya saja disembah hmmm luar biasa jika harus berterus terang hanya dinegara-negara primitif saja seperti negara-negara miskin di Afrika model bahasa apokaliptik ini sukses besar , menyedihkan Ternyata masyarakat Indonesia Masih primitif.

Kemudian PKS mengusulkan UU perlindungan Ulama padahal mereka menolak sertifikasi Ulama jadi apa yang jadi dasar Hukum kecuali untuk menyebarkan bahasa atau ujaran apokaliptik? Juga kriteria seorang Habib harus dihornati, jika Itu memang terjadi sendirinya dalam tata sosial kemasyarakatan tidak jadi masalah tapi jika jadi isyu Nasional sungguh memalukan dan merusak moral bangsa.


Di Indonesia ini bahasa apokaliptik memang banyak digunakan oleh para politisi , kenapa? Karena tujuannya untuk menggiring Masa ini adalah strategi dari Psychological warfare (psywar ) membangkitkan emosi masyarakat lewat sentimen tertentu yang laku dijual tentunya dan lazim digunakan oleh para politikus sebenarnya tujuannya adalah membangkitkan Fasisme atau keseragaman untuk menyerang dan membuat imej buruk seseorang atau kelompok tertentu.

Bahasa apokaliptik seperti: negara menuju ambang kehancuran, bencana besar di depan mata, serangan sistematis dari musuh, dst.

Bahasa-bahasa apokaliptik ini digunakan agar masyarakat merasa terancam, lalu diakhiri dengan pesan terselubung misalnya : hanya Khilafah solusinya !

Sebenarnya di Indonesia bahasa apokaliptik ini adalah senjata yang sangat ampuh dalam membangkitkan emosi masyarakat biasanya diikuti dengan kecurangan-kecurangan yang akhirnya jadi pembenaran.


Pada tahun 1965 ketika terbunuhnya 6 Jendral Pahlawan Revolusi pemerintah Orde Baru kemudian membantai dan menahan jutaan orang yang diindikasikan komunis dengan berita ancaman akan Komunisme di Indonesia hal ini menjadi pembenaran bahkan ikut mempengaruhi kaum anshor dan NU ikut melakukan pembantaian di Jawa timur sehingga Suharto dengan mulus Naik menjadi Presiden melalui kudeta merangkak dengan melucuti kekuasaan sukarno dan menghabisi pengikutnya bahkan sampai Hari ini banyak yang Masih menganggap Suharto Pahlawan kan?


Kemudian ketika GusDur dilengserkan dari kursi Presiden sebelumnya dibuat isyu yang disebar melalui media Mainstream bahwa GusDur melakukan korupsi dengan isyu saat Itu Bulog Gate yang direkayasa para politisi termasuk jajaran mentri yang dipecat Gus Dur kemudian isyu Gus Dur Punya selingkuhan disiapkan juga dengan foto-foto yang direkayasa untuk membangkitkan kebencian masyarakat Terhadap GusDur bahkan karena Gus Dur Pernah Punya gagasan membuka hubungan dengan israel Saya ingat ketika Itu MRS atau Rizieq Shihab sampai mengatakan Gus Dur adalah PKI dan antek Yahudi ...buta mata dan buta hati, kemudian digambarkan bahwa Indonesia akan hancur jika Gus Dur terus berkuasa.


Akhirnya para political mainstram pun melengserkan Gus Dur dengan leluasa dan semua tuduhan apokaliptik tersebut tidak ada yang terbukti tapi masyarakat tenang -tenang saja kan? dan para bajingan politik Itu Masih Juga berkuasa diparlemen kan?


Kemudian pada kampanye Pilpres yang baru berlalu Prabowo Subianto mengatakan bahwa 2030 Indonesia alan bubar ini membangkitkan ketakutan masyarakat yang luar biasa hingga terjadi Kerusuhan di Jakarta ketika Sidang gugatan MK , belum lagi isyu PKI bangkit yang di tiupkan Panglima TNI saat Itu yang dianggap ancaman bagi Negara Kita , semua adalah tindakan untuk memanas-manasi masyarakat untuk menyetujui pelanggaran Hukum para politikus dengan ketakutan imajiner dan membawa Indonesia kembali ke Fasisme , kenyataannya Juga susah ditindak secara Hukum , bahkan Prabowo jadi Menhan kan?


Bahasa Apokaliptik mulai disebar lagi oleh para bajingan politik kemarin dengan isyu Agama sekarang ditambah isyu rasisme yang bisa melawan hanya kedaulatan rakyat ! Itupun jika masyarakat melek politik makanya sampaikan kebenaran setiap hari walaupun pelan -pelan tapi Kita semua melek politik demi Masa depan dan kesejahteraan rakyat Indonesia .

Lawan Fasisme !! Lawan Psychological warfare lawan Holly Warriors , tolak bahasa apokaliptik!

Salam kedaulatan rakyat

Tito Gatsu




Berita Lainnya

Masyarakat Anti Fakta Covid-19

19/06/2021 17:30 - Indah Pratiwi

Sembako dan Pendidikan yang Dipajaki

19/06/2021 16:30 - Indah Pratiwi

Erik Tohir, Jagoan Milenial 2024

18/06/2021 18:00 - Indah Pratiwi

Ikhtiyar Hindari Covid

18/06/2021 16:10 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA