Monday, 10 May 2021
Temukan Kami di :
News

Gempa Tuapejat Mentawai Berada di Zona Megathrust, BMKG: Ada Potensi Gempa Besar!

Anas Baidowi - 05/05/2021 11:42

Beritacenter.COM - Badan Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) meminta masyarakat Tuapejat, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar) untuk waspada potensi gempa besar setelah adanya gempa magnitudo 5,8 yang terjadi pagi tadi.

Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan bahwa gempa ini tak berpotensi menimbulkan tsunami karena magnitudonya yang relatif kecil.

"Gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia tepatnya di bidang kontak antar lempeng atau biasa dikenal sebagai zona megathrust," kata Daryono dalam keterangannya, Rabu (5/5/2021).

Baca juga:

"Gempa ini memiliki mekanisme sumber pergerakan naik (thrust fault) yang merupakan salah satu indikasi kuat bahwa gempa ini memang terjadi di zona megathrust," tambahnya.

Dia menjelaskan, gempa ini merupakan kali kedua selama bulan Mei 2021 setalah sebelumya pada Senin (3/5) lalu Pulau Sipora juga digetarkan gempa dengan magnitudo 5,7. Daryono lalu memaparkan dan menjelaskan sejarah gempa di kawasan ini.

"Pulau Sipora yang menjadi pusat 2 gempa signifikan dalam 3 hari terakhir, terletak pada Segmen Megathrust Mentawai-Siberut yang memiliki magnitudo tertarget mencapai 8,9. Sebelumnya Pulau Sipora juga sudah beberapa kali diguncang gempa kuat seperti pada: 8 Desember 1972 (Mag 6,1), 11 Mei 1994 (Mag 6,6), 25 Februari 2008 (Mag. 7,2), dan 3 Maret 2009 (Mag. 6,2)," urainya.

Daryono meminta masyarakat untuk waspada terhadap adanya potensi gempa besar.

"Gempa dengan kekuatan signifikan magnitudo 5,7 pagi ini tentu patut kita waspadai bersama karena di zona ini merupakan kawasan seismic gap Sumatera yang berpotensi terjadinya gempa besar," imbaunya.

Diberitakan sebelumnya, Gempa ini terjadi pada pagi tadi pukul 08.24.35 WIB. Episenter gempa terletak pada koordinat 2,06 Lintang Selatan dan 99,59 Bujur Timur dengan kedalaman 41 km.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diminta menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA