Friday, 07 May 2021
Temukan Kami di :
Nasional

Disebut Sesat-Kafir Oleh Netizen Tanah Air, Gus Miftah : Alhamdulillah

Baharuddin Kamal - 04/05/2021 10:06 Gus Miftah.

Beritacenter.COM - Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta, Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah disebut sesat dan kafir oleh sejumlah netizen. Hal tersebut disampaikan para netizen usai Gus Miftah mengisi orasi kebangsaan di acara peresmian Gereja Bethel Indonesia (GBI) Amanat Agung di Penjaringan, Jakarta Utara.

Terkait hal itu, Gus Miftah akhirnya memberikan klarifikasi usai dituding netizen. Berikut pernyataan lengkapnya sebagaimana dikutip dari akun Instagram resminya, Selasa (4/5/2021).

"Setelah beredar orasi kebangsaan saya di sebuah gereja di Jakarta Utara, tepatnya di GBI Penjaringan atas undangan panitia, saat itu saya hadir bersama Gubernur DKI Mas Anies Baswedan, Sekjen PBNU Gus Helmy, dan beberapa tokoh agama ada FKUB lah, dan itu atas undangan mereka," ucapnya.

Dia menuturkan bahwa dalam acara tersebut dirinya menyampaikan orasi kebangsaan dan bukan menyangkut kepribadahan.

"Acara yang diberikan ke saya pun judulnya orasi kebangsaan dalam rangka peresmian GBI, bukan dalam rangka peribadatan. Dicatat. Gara-gara itu kemudian saya dihujat banyak netizen dengan mengatakan, Miftah sesat, Miftah kafir, syahadatnya batal, dan sebagainya,"tuturnya.

Bahkan, Gus Miftah mengaku tidak marah meski telah dihujat oleh sejumlah netizen di tahah air, dia justru bersyukur.

"Gus Miftah marah? Enggak. Saya bersyukur Alhamdulillah. Saya kemudian hanya mikir begini, orang seperti saya yang kebetulan dikasih oleh Allah menjadi orang yang mampu membimbing sekian ratus orang untuk bersyahadat menjadi seorang mualaf hanya karena video tersebut saya dikatakan kafir. Luar biasa. Itu dakwah zaman sekarang. Kalau dakwah zaman dulu tugasnya mengislamkan orang kafir, dakwah hari ini mengkafir-kafirkan orang Islam," tandasnya.

Ada pertanyaan, apa landasan atau dalil yang melatarbelakangi hadirnya Gus Miftah di acara tersebut, selain diundang oleh panitia? Oke akan Akan saya bacakan satu kutipan keterangan dari kitab Al-Mausu’ah Al-Fiqh Quwait. Kitab ini berisi tentang ensiklopedia persoalan fiqih dari berbagai mazhab. Kira kira begini penjelasannya, silakan disimak:

(Gus Miftah kemudian membacakan keterangan kitab tersebut dengan bahasa Arab)

Nah didalam keterangan ini miniminal ada empat perbedaan pendapat utllama tentang masuk gereja dan salat di dalamnya. Saya pikir saya enggak perlu menterjemahkan, karena para netizen terutama yang menghujat saya tentu lebih alim daripada saya, pasti Anda sudah paham. Terima kasih. Salam cinta saya kepada semuanya termasuk yang berbeda pendapat dengan saya, bahkan yang menghujat saya.




Berita Lainnya

Membangun Solidaritas Kemanusiaan

07/05/2021 16:00 - Indah Pratiwi Budi

Peran Perempuan dalam Memerangi Hoaks

07/05/2021 15:00 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA