Friday, 07 May 2021
Temukan Kami di :
Internasional

India Kembali Catatkan Rekor Kematian COVID-19, Pasokan Oksigen Jadi Penyebab

Aisyah Isyana - 02/05/2021 19:40

Beritacenter.COM - India kembali mencatatkan rekor kasus kematian harian karena virus Corona (COVID-19), dalam 24 jam terakhir. Meski kasus kematian kembali mencatatkan rekor, angka kasus infeksi baru terpantau mengalami penurunan.

Kementerian Kesehatan India menyebut angka kematian mencapai 3.689 dalam waktu 24 jam terakhir. Sementara kasus harian terapantau menurun menjadi 392.488, dimana sehari sebelumnya angka kasus harian mencapai 401.933, seperti dilansir BBC, Minggu (2/5/2021).

Baca juga : 

Meroketnya angka kematian akibat Corona di India, terpantau terjadi karena banyaknya rumah sakit yang kekeruangan tempat tidur hingga pasokan oksigen. Karena rumah sakit penuh, banyak warga yang bahkan harus memohon ke pihak rumah sakit agar keluar mereka yang terinveksi dapat mendapat penanganan.

Tak hanya itu, kamar mayat dan krematorium juga terpantau membludak. Sementara itu, 12 orang dilaporkan meninggal dunia di rumah sakit Batra New Delhi, usai kekurangan pasokan oksigen, Sabtu (1/5).

Selain itu, laporan surat kabar The Times of India melaporkan 16 kematian lainnya di dua rumah sakit di selatan negara bagian Andhra Pradesh, dan enam kematian di rumah sakit Gurgaon, pinggiran New Delhi, karena kurangannya pasokan oksigen.

Minimnya pasokan membuat pemerintah kesulitan mempertahankan stabilitas pasokan oksigen, hingga membuat sejumlah otoritas rumah sakit meminta invervensi pengadilan di New Delhi. Alhasil, mereka meminta pengadilan memberlakukan sanski ke para pejabat.

Menyikapi hal itu, pengadilan di New Delhi mulai memberlakukan sanski ke para pejabat pemerintahan yang gagal mengirimkan pasokan oksigen ke sejumlah rumah sakit, usai angka kasus harian kembali meroket dalam beberapa waktu belakangan.

"Ini sudah melampaui batas. Cukup, cukup," ujar Pengadilan Tinggi Delhi sembari memastikan akan menghukum pejabat pemerintah jika pasokan oksigen yang dialokasikan ke rumah sakit tidak dikirim.

"Kami tidak bisa membiarkan orang sekarat," kata Hakim Vipin Sanghi dan Rekha Patil.

Kelangkaan pasokan oksigen juga membuat pemerintah India menggunakan kereta api, hingga mengerahkan tentara angkatan udara dan angkatan laut, untuk mengirimkan tangki-tangki oksigen yang dibutuhkan.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA