Sunday, 13 Jun 2021
Temukan Kami di :
Nasional

Hardiknas 2021, Jokowi Beri Pesan Penting untuk Anak Indonesia

Anas Baidowi - 02/05/2021 12:02 Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengucapkan selamat hari pendidikan nasional (Hardiknas) 2021. Pada peringatan Hardiknas tahun ini, Jokowi berpesan agar anak-anak tetap semangat meski sudah setahun lebih terkungkung pandemi COVID-19 yang tak kunjung usai.

Ungkapan itu disampaikan Jokowi melalui akun Instagramnya @jokowi seperti dilihat, Minggu (2/5/2021). Jokowi mengunggah foto ilustrasi anak-anak belajar dan memberikan pesan tentang jangan pernah lunglai di masa-masa sulit ini.

"Setahun lebih dunia terkungkung pandemi, tapi semangat belajar anak-anak kita jangan pernah lunglai. Semoga masa-masa sulit ini segera usai, dan kita semua bertatap muka lagi," tulis Jokowi.

Baca juga: 

Sementara itu, Mendkibub-RIstek Badiem Makarim menyatakan akan terus berupaya memperbaiki pendidikan di Indonesia dengan transormasi melalui terobosan merdeka belajar. Tranformasi yang dimaksud Nadiem adalah yang bersandar kepada sejarah bangsa.

"Hari ini adalah sebuah momen yang tepat bagi kita untuk merefleksikan kembali apa saja yang sudah dikerjakan dengan baik dan apa saja yang perlu diperbaiki. Lembaran baru pendidikan Indonesia berarti transformasi. Transformasi yang tetap bersandar pada sejarah bangsa, dan juga keberanian menciptakan sejarah baru yang gemilang," kata Nadiem, dalam sambutannya di upacara peringatan Hardiknas disiarkan di akun YouTube Kemendikbud RI, Minggu (2/5/2021).

"Saya ingin anak-anak Indonesia menjadi pelajar yang menggenggam teguh falsafah Pancasila, pelajar yang merdeka sepanjang hayatnya, dan pelajar yang mampu menyongsong masa depan dengan percaya diri. Karenanya, kementerian ini secara konsisten terus melakukan transformasi pendidikan melalui berbagai terobosan merdeka belajar," lanjutnya.

Nadiem mengungkapkan, ada 4 upaya yang akan dilakukan untuk memperbaiki stem pendidikan melalui program merdeka belajar.

"Pertama, perbaikan pada infrastruktur dan teknologi. Kedua, perbaikan kebijakan, prosedur, dan pendanaan, serta pemberian otonomi lebih bagi satuan pendidikan. Ketiga, perbaikan kepemimpinan, masyarakat, dan budaya. Keempat, perbaikan kurikulum, pedagogi dan asesmen," ujarnya.

Nadiem mengatakan sampai saat ini sudah ada 10 episode yang diluncurkan dalam program merdeka belajar. Dia mengatakan program itu akan terus berlanjut bersama terobosan-terobosan lain.

"Sejak saya menjabat sampai dengan saat ini, termasuk pada masa pandemi, sepuluh episode merdeka belajar telah diluncurkan dan akan masih banyak lagi terobosan-terobosan merdeka belajar yang akan kita lakukan. Transformasi yang bermakna ini kami kerjakan agar segala sesuatu yang selama ini membuat bangsa ini hanya berjalan di tempat, dapat berubah menjadi lompatan-lompatan kemajuan," tutur Nadiem.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA