Monday, 14 Jun 2021
Temukan Kami di :
News

Jadi Dalang Perusakan Mapolsek Ciracas, Prada Ilham Divonis 1 Tahun Bui

Anas Baidowi - 29/04/2021 20:25 Pasca perusakan Mapolsek Ciracas pada 29 Agustus silam

Beritacenter.COM - Oknum TNI AD, Prada Muhammad Ilham menjalani sidang putusan kasus perusakan Mapolsek Ciracas pada 29 Agustus silam. Sidang tersebut berlangsung di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Kamis (29/4/2021).

Dalam sidang tersebut, Majelis Hakim yang dipimpin Kolonel chk (K) Prastiti Siswayani menyatakan Prada Muhammad Ilham bersalah dalam kasus tersebut. Ilham dinyatakan bersalah karena menyiarkan berita bohong sehingga menimbulkan kerusuhan sebagaimana Pasal 14 Ayat (1) UU RI Nomor 1 Tahun 1946 Peraturan Hukum Pidana.

"Mempidana terdakwa oleh karena itu dengan pidana pokok penjara selama satu tahun," kata Prastiti saat membacakan amar putusan di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Kamis (29/4/2021).

Baca juga: Polda Sumut Tetapkan 5 Karyawan Kimia Farma Jadi Tersangka Kasus Alat Tes Antigen Bekas

Tak hanya hukuman penjara, Prada Ilham juga dijatuhi hukuman tambahan berupa pemecatan sebagai anggota TNI.

Sementara Kepala Oditurat II-07 Jakarta Kolonel Sus Faryatno Situmorang menuturkan untuk sekarang pihaknya juga belum bisa memastikan terkait menerima putusan hakim atau mengajukan banding.

"Kami pikir-pikir dulu. Kami akan meminta petunjuk Orjen TNI. Kalau diperintahkan banding kami akan banding, kami memiliki waktu tujuh hari," ujar Situmorang.

Diketahui bahwa, Prada Ilham adalah dalang dari perusakan Mapolsek Ciracas. Tak hanya Prada Ilham, penyidik Pusat Polisi Militer (Puspom) juga turut? menetapkan 76 oknum anggota TNI lainnya jadi tersangka kasus tersebut.

77 oknum TNI itu yakni 67 oknum anggota TNI AD, 9 oknum anggota TNI AL, dan 1 oknum anggota TNI AU. Kini mereka sudah menyandang status sebagai terdakwa dan menjalani proses persidangan di Pengadilan Militer.

Untuk 76 oknum anggota TNI lainya, mereka didakwa dengan Pasal 170 KUHP tentang kekerasan secara bersama-sama terhadap orang atau barang, lalu 406 KUHP tentang Perusakan, lalu? 351 KUHP tentang Penganiayaan.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA