Friday, 07 May 2021
Temukan Kami di :
Teknologi

Elon Musk soal Bahaya Misi ke Mars : Kalian Mungkin Akan Mati, atau Kehabisan Makan!

Aisyah Isyana - 26/04/2021 21:25

Beritacenter.COM - CEO SpaceX dan Tesla, Elon Musk, telah lama berambisi mengirimkan koloni manusia ke Planet Mars. Dia juga menyinggung soal risiko besar yang akan dihadapi kelompok manusia pertama yang tiba di Mars.

Musk menyinggung hal itu saat ditanya dalam wawancara bersama pendiri dan chairman X Prize Foundation, Peter Diamandis. Musk mendapat pertanyaan soal apakah rencananya membangun kehidupan di Mars merupakan pintu keluar bagi orang-orang kaya yang ingin melarikan diri dari Bumi yang sudah tidak layak huni.

Baca juga : Ambisi Bangun Kolonial di Mars, Elon Musk: Kemungkinannya Mati atau Berjaya!

Menjawab pertanyaan itu, Musk menyebut misi ke Mars ini ditujukan sebagai jalan keluar atas ancaman kematian yang sangat besar.

"Kalian mungkin akan mati, itu akan menjadi sangat tidak nyaman dan mungkin tidak memiliki makanan yang enak," kata Musk kepada Diamandis, seperti dikutip dari Fox Business, Senin (26/4/2021).

Menurutnya, misi ke Mars ini harus dipromosikan sebagai perjalanan berat dan berbahaya, dimana para penumpangnya mungkin saja tidak akan kembali lagi ke Bumi dengan selamat. Musk menekankan bahwa misi ini tak diperuntukkan untuk semua orang. Sembari tertawa kecil, dia menyebut perjalanan ke Mars ini hanya untuk relawan.

"Sejujurnya, banyak orang mungkin akan mati di awal," kata Musk, sambil mengatakan bahwa misi ini akan menjadi petualangan dan pengalaman yang luar biasa.

Peringatan soal misi ke Mars yang berbahaya ini bukan kali pertama disebut Musk. Dia juga pernah menyebut bahwa orang yang ikut perjalanan ke Mars harus sudah siap untuk meninggal. Musk mengungkap rencananya membangun koloni yang dihuni 1 juta orang di Mars itu pada tahun 2017.

Sebagaimana diketahui, Space XD telah mengembangkan roket Starship guna mewujudkan ambisi Musk untuk mengirimkan koloni manusia ke Mars. Roket itu dirancang untuk dapat digunakan kembali, sebagaimana pesawat komersial yang hanya perlu diisi bahan bakar.

Namun, dalam beberapa uji terbang terakhir, prototipe roket Starship itu meledak saat proses pendaratan. Meski sempat gagal beberapa kali, Musk memprediksi perusahaannya dapat segera menerbangkan manusia ke Mars pada 2026.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA