Monday, 02 Aug 2021
Temukan Kami di :
News

MUI Minta Masyarakat Gelar Salat Gaib Doakan Awak Kapal KRI Nanggala-402

Aisyah Isyana - 25/04/2021 18:17

Beritacenter.COM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengajak masyarakat untuk menggelar salat gaib bersama mendoakan 53 awak kapal KRI Nanggala-402 yang hilang di perairan utara Bali. MUI mendoakan agar dosa korban diampun dan diganjar pahala sebesar-besarnya.

"Panglima TNI sudah menyatakan berdasarkan pertimbangan-pertimbangan ilmiah para awak tersebut sudah tidak bisa diselamatkan," kata Wakil Ketua Umum MUI, Anwar Abbas, dalam keterangannya, Minggu (25/4/2021).

Baca juga :

"Maka mari kita secara bersama-sama atau sendiri-sendiri melaksanakan sholat ghoib agar semua dosa mereka diampuni dan pengabdian serta pengorbanan yang telah mereka berikan kepada bangsa dan negaranya menjadi ibadah serta mendapatkan ganjaran pahala yang sebesar-besarnya dari-Nya," sambunya.

Insiden hilangnya kapal selam Nanggala disebut Anwar tak hanya meninggalkan duka bagi para keluarga awak kapal, namun juga dirasakan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Seluruh maasyarakat di tanah air mendoakan keselamatan para awak kapal, namun takdir berkata lain. MUI Berharap keluarga korban dapat menerima musibah dengan penuh ketabahan.

Lebih lanjut, Anwar turut mengutip hadis yang dirawayatkan muslim, yakni disebutkan 'Siapa yang mati karena tenggalam, maka dia mati dalam keadaan syahid' (HR, Muslim 1915). Dia berpesan agar masyarakat dan pihak keluarga tak larut dalam kesedihan mendalam.

"Bagi mereka hal ini jelas merupakan sebuah keberuntungan karena dia bisa menghadap tuhannya dalam keadaan yang dimuliakan oleh Allah SWT," jelasnya.

"Jadi kalau masalah ini kita lihat dalam perspektif duniawiyah hal ini jelas merupakan suatu kesedihan tidak hanya bagi keluarga tapi juga bagi kita semua sebagai bangsa tapi saya yakin berbeda halnya dengan mereka," sambungnya.

Sekedar diketahui, KRI Nanggala 402 dinyatkaan tenggelam setelah sejuumlah bukti autentik ditemukan. Kapa selam yang mengangkut 53 manifest prajurit TNI AL itu tenggelam berdasarkan penemuan tumpahan minyak dan serpihan.

"Unsur-unsur TNI AL telah menemukan tumpahan minyak dan serpihan yang menjadi bukti autentik menuju fase tenggelamnya KRI Nanggala," kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dalam konferensi pers di Bali, Sabtu (24/4).




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA