Monday, 14 Jun 2021
Temukan Kami di :
Politik

Tak Diketahui Alasannya, SBY Cabut Pendaftaran Merek Partai Demokrat atas Nama Pribadi

Aisyah Isyana - 21/04/2021 16:45

Beritacenter.COM - Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mencabut pendaftaran merek PD atas nama pribadinya. Namun, masih belum diketahui alasan pencabutan merek tersebut.

Dilihat di laman https://pdki-indonesia.dgip.go.id/ Kemenkum HAM, Rabu (21/4/2021), status pendaftaran merek itu tertulis keterangan "DITARIK KEMBALI'. Dimana sebelumnya tertulis permohonan merek PD oleh SBY, dengan nomor JID2021019259.

Baca juga :

SBY sebagaimana dalam pendaftaran itu, meminta agar PD dijadikan merek atas nama pemilik SBY untuk kelas 45, yaitu organisasi pertemuan politik. Namun, tak dijelaskan dalam website Kemunkam HAM terkait alasan pencabutan pendaftaran merek SBY tersebut.

Untuk diketahui, Dirjen Kekayaan Intelektual Freddy Haris sebelumnya menyebut soal kemungkinan pihaknya menolak pendaftaran merek Partai Demokrat atas nama SBY. Freddy menyebut merek partai tak dapat didaftarkan atas nama pribadi.

"Iya, Pak SBY mendaftarkan atas nama pribadi, sebenarnya Demokrat sudah mendaftar atas nama partai, itu sama persis gitu, jadi kemungkinan ditolaknya adalah," kata Freddy saat dihubungi, Minggu (11/4/2021).

Menurutnya, sejauh ini prosesnya baru memasuki tahap pengumuman pendaftaran merek Demorat, guna menunggu terkait ada tidaknya komplain soal merek tersebut.

"Iya, kan diumumkan dulu, ini kan belum diperiksa baru diumumkan saja, ada yang keberatan nggak gitu kan, kan UU merek kan kalau dulu diperiksa dulu sesudah itu diumumkan, (kalau) UU merek yang baru diumumkan dulu baru diperiksa," ujar Freddy.

Menanggapi hal itu, Juru Bicara PD Kubu Moeldoko, Muhammad Rahmad, juga mendapat surat terbuka dari pendiri Partai Demokrat terkait upaya SBY untuk memilki Partai Demokrat.

"SBY secara diam-diam sedang berusaha dengan berbagai cara memiliki Partai Demokrat atas nama pribadinya. Ini memperkuat dugaan kami bahwa SBY secara diam diam ingin merampas kepemilikan Partai Demokrat menjadi properti milik pribadinya," kata Rahmad.




Berita Lainnya

Politisasi Agama

08/06/2021 15:22 - Indah Pratiwi

PDIP, Gerindra & Nasdem Diprediksi 3 Besar

05/06/2021 09:00 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA