Saturday, 24 Jul 2021
Temukan Kami di :
Kriminal

BNN Sita 212 Kg Sabu dan 19.700 Butir Ekstasi dari Jaringan Dumai-Madura

Anas Baidowi - 21/04/2021 12:34

Beritacenter.COM - Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil membongkar peredaran narkoba jaringan Dumai-Madura. Sebanyak ratusan kilogram narkoba jenis sabu dan belasan ribu butir pil ekstasi telah disita.

"Bersama Bea Cukai, BNN berhasil mengungkapkan 2 kasus dari total 5 kasus tindak pidana narkotika dengan total barang bukti 212,39 kilogram sabu dan 19.700 butir ekstasi," kata Kepala BNN Komjen Petrus Reinhard Golose saat jumpa pers di kantor BNN, Jakarta Timur, Rabu (21/4/2021).

Petrus menyampaikan, total ada 13 orang tersangka dalam kasus tersebut. Berdasarkan hasil barang bukti yang disita, Petrus menyebut barang haram tersebut berasal dari golden triangle yang diedarkan melalui jalur laut.

"Kemudian untuk total tersangka yang ada di sini dan saya baru cross check ada 13 tersangka. Kalau kita lihat kecenderungan yang ada sekarang barang bukti ini, barang bukti yang berasal dari golden triangle. Ini kita juga bekerja sama dengan rekan-rekan kita yang berada dalam jalur-jalur laut ya, kita lihat banyak pengungkapan ini banyak jalur laut dan berada di wilayah atau di daerah Timur baik dari pulau Sumatera maupun dari wilayah Barat dan wilayah Timur daerah Kalimantan," ujarnya.

Dalam pengungkapan jaringan ini, Petrus mengatakan ada juga jaringan di lembaga permasyarakatan (Lapas). Petrus mengatakan Para napi narkoba yang terlibat adalah napi yang telah divonis hukuman mati. Mereka masih mengembangkan jaringannya yang berada di luar Lapas.

"Ada (jaringan Lapas) terutama yang disita di Aceh ya yang disampaikan itu juga berhubungan. Jadi sebenarnya banyak dari mereka yang sudah mendapat hukuman mati sehingga mereka tetap mencari jalan jaringan-jaringan. Kita bekerja sama luar biasa dengan Dirjenpas itu bagaimana kita tetap, bukan berarti dari lapas dikirim, tapi yang bersangkutan masih menggunakan jaringannya, walaupun mereka masih dalam atau berada di dalam lapas," imbuhnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA