Monday, 10 May 2021
Temukan Kami di :
Opini

Parodi Ahok dan Anies

Indah Pratiwi - 14/04/2021 14:00 Oleh : Ricke Senduk

FOKUS : Ahok

Membaca berita beberapa media hari ini tentang Ahok BTP dan Anies Baswedan bikin mesem mesem. Pasalnya media media tersebut mengangkat kembali kisah gaya parodi Ahok dan Anies yang diunggah Netmediatama pada 2017. Diketahui, tahun itu masa- masa kontestasi Pilkada DKI Jakarta.

Lucu...

Waktu itu host minta Anies meniru gaya khas Ahok. Anies pun menirukan. Dengan mimik serius Anies menunjuk -nunjuk host. Gerr… Ahok, Sandi, Djarot dan penonton penonton Jakarta Kece, ngakak..

“Mirip ngga Pak Basuki,” kata Anies yang disambut tawa Ahok.

Anies lalu melanjutkani, "Ini yang berkesan, " katanya sambil meniru gaya khas Ahok menggaruk -garuk kepala bagian belakang sembari mondar mandir , "Trus pergi ..jalan sebentar.. Trus balik lagi, " kata Anies dengan jari menunjuk nunjuk.

“Itu kelihatan kalau lagi mikir atau lagi apa ya?” ucap Anies.

Ahok menjawab sambil tertawa, “Itu nutupin pitak di kepala belakang,”

Tapi rupanya, karena Anies kurang pas menirukan, Ahok lalu berdiri dan berlagak galak menunjuk -nunjuk dengan tangan tegak lurus ke depan.

Kontan gaya Ahok bikin gerrr..

Gaya Anies meniru ciri khas Ahok mampu membuat tawa riuh. Begitu juga ketika sebelumnya Ahok diminta untuk meniru gaya khas Anies. Ahok maju dan berbicara seperti Anies.

“Kalau ada KJP, punya kami KJP plus. Kalau Ahok mau rumah, kami punya nol (DP Nol Rupiah),” ujar Ahok yang langsung disambut tawa lebar Anies.

"Nih, ada lagi. Gini. Jangankan anak buah, gubernurnya aja mau kupecat,” ucapannya membuat Anies, Sandi, dan Djarot terbahak-bahak.

Usai peragaan Anies mendatangi Ahok dan langsung toss. Sandi yang duduk di sebelah Anies berkomentar, “Itu dalem banget,” katanya.

Host bertanya, apakah sudah mirip? Anies menjawab, "Ya kasih, bolehlah.”

Berita parodi itu bikin ketawa. Tapi kog beritanya selesai begitu saja dan kenapa tayangan 4 tahun lalu diberitakan kembali ? Ini membingungkan. Sepertinya pembaca diminta untuk mencerna sendiri..

Berita memang hanya sampai di situ karena yang diangkat adalah parodi sifat dan ciri khas Ahok dan Anies dalam memimpin Jakarta.

Berita itu sendiri berkesinambungan karena 'cantelannya ' pada program rumah DP 0 persen yang bikin blunder sampai kini. Progam ini yang jadi andalan Anies saat kampanye untuk meraih massa pemilih.

Ahok bukan dukun. 4 tahun lalu ia sudah mendahului Anies bahwa progam DP nol persen akan gagal seperti juga program program Anies lainnya. Ahok sudah menyiratkan Anies hanya asal bicara demi meraih pemilih.

Terbukti pada Debat Paslon Ahok mengatakan, "Itu tidak mungkin." Mau disuruh cicil berapa rakyat dengan penghasilan dibawah UMR, Rp 3 Juta. Lantas mau makan apa rakyat?

Sementara Ahok yang menjalankan progam rusunawa dengan sewa Rp 5-15 ribu sehari untuk masyarakat berpenghasilan 3 juta ke bawah dengan berbagai fasilitas dan ingin anak muda di Jakarta, "Cukup bayar pemeliharaan, bisa punya rumah sendiri," tidak janji yang muluk muluk. Ahok napak bumi dengan melihat kenyataan yang ada.

Bingung dengan janji program Anies, Ahok lalu membuat hitungan di atas kertas. Sambil garuk garuk kepala berpikir, Ahok mengkalkulasi . Hitungan kasar lalu dibacakan.

Ahok berharap Anies menunjukan hitungannya.

Tapi alih alih menunjukan hitungannya, dengan entengnya Anies mengatakan cicilannya sangat ringan dan Anies kembali berujar, Ahok tidak berpihak pada rakyat sedang ia berpihak pada rakyat kecil.

Jebul jebul, rumah DP 0 persen malah berubah jadi rusunawa yang diprioritaskan untuk kaum berada dengan penghasilan Rp.14, 8 juta perbulan.

Ini memang parodi tentang mana pemimpin yang mampu berpikir, tidak asal bicara dan mampu membuktikan kebenaran ucapan dan janjinya?

Anies mampu menirukan dengan benar parodi Ahok yang sering garuk garuk kepala pertanda berpikir keras. Seperti kata Anies "Itu kelihatan kalau lagi mikir atau lagi apa ya..?”

Anies tidak bisa menemukan ciri khas lain selain menunjuk, garuk garuk berpikir karena itu kebiasaan Ahok. Selalu berpikir dan berhitung sebelum membuat keputusan.

Tidak heran kalau 'pitak' dan rambutnya menipis karena otaknya selalu dipakai untuk berpikir.
Sedang Ahok mampu meniru Anies dengan baik bahwa rumah DP nol persen hanyalah retorika Anies.

Itu bukan karena Ahok asal bicara.

Karena sejak jadi Gubernur sampai Komut Pertamina, Ahok terkenal selalu berhitung sebelum membuat keputusan.. "Ini bukan uang saya, tapi uang rakyat," katanya.
Keduanya , baik Ahok mau pun Anies berhasil memerankan ciri khas satu dan yang lain dengan baik ketika memimpin.
Kekurangan Anies hanyalah..

ia tidak pernah sekali pun garuk garuk kepala.
Sumber : Status Facebook Ricke Senduk/bintaro




Berita Lainnya

Niat Jahat FPI dan PA 212 Terkuak Satu Persatu

10/05/2021 08:10 - Indah Pratiwi Budi

Kisruh antara Bobby dan Edy di Sumut

08/05/2021 15:15 - Indah Pratiwi

Cerita Professor Ngambekan

08/05/2021 14:15 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA