Saturday, 24 Jul 2021
Temukan Kami di :
Nasional

Tangkap Lima Kapal Asing Pencuri Ikan di Laut Natuna Utara, KKP Ungkap Modus Baru Pelaku

Lukman Salasi - 12/04/2021 17:25

FOKUS : KKP

BeritaCenter.COM - Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil meringkus lima kapal ikan asing ilegal berbendera Vietnam di Laut Natuna Utara.

Kelima kapal tersebut adalah, KM. BD 93277 (28,6 GT), KM. BD 30925 TS (27 GT), KM. BD 30135 TS (23 GT), KM. BV 99689 TS (27 GT), dan KM. BV 78409 (27 GT).

Kapal-kapal pencuri ikan tersebut menggunakan modus baru dalam menjalankan aksinya. Mereka mengincar cumi sebagai komoditas sasaran. Selain barang bukti berupa kapal, aparat turut mengamankan 28 awak kapal yang semuanya berkewarganegaraan Vietnam.

Plt. Direktur Jenderal PSDKP, Antam Novambar menegaskan pihaknya akan terus menindak tegas para pelaku illegal fishing di laut Indonesia.

"Operasi Kapal Pengawas Ditjen PSDKP di Perairan Laut Natuna Utara berhasil mengamankan lima kapal ilegal berbendera Vietnam pada hari Kamis (8/4/2021)," ungkap Antam dikutip dari rilis resmi KKP, Senin (12/4/2021).

"Saya memastikan proses hukum akan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku," tegas Antam menambahkan.

Sementara itu, Direktur Pemantauan dan Operasi Armada, Pung Nugroho Saksono menyampaikan bahwa alat tangkap yang digunakan kelima kapal tersebut berupa jaring cumi. Hal ini berbeda dengan yang biasa digunakan oleh kapal Vietnam sebelumnya, yakni trawl yang menarget ikan-ikan dasar (demersal).

"Ini modus operandi yang relatif baru, mereka mengincar komoditas cumi di perairan kita," terang Ipunk.

Pengungkapan modus baru ini menunjukkan bahwa para pencuri ikan di laut Indonesia memang mengincar sumber daya ikan Indonesia. Oleh sebab itu, pihaknya akan semakin memperketat pengawasan di wilayah-wilayah perbatasan.

“Kami perkuat pengawasan di Laut Natuna Utara, Selat Malaka dan Utara Laut Sulawesi,” jelas Ipunk.

Sebagai informasi, pada tahun 2021, Ditjen PSDPK-KKP telah melakukan proses hukum terhadap 72 kapal yang terdiri dari 7 kapal berbendera Vietnam, 5 kapal berbendera Malaysia, dan 60 kapal berbendera Indonesia.




Berita Lainnya

Polisi Selidiki Penyebar Hoax Demo 'Jokowi End Game'

24/07/2021 15:00 - Baharuddin Kamal

Polri Pastikan Stok Obat Covid-19 Aman Terkendali

23/07/2021 16:23 - Baharuddin Kamal

Simak Nih! Penjelasan PPKM Level 1 Sampai 4

23/07/2021 11:07 - Lukman Salasi
Kemukakan Pendapat


BOLA