Friday, 07 May 2021
Temukan Kami di :
Opini

Soal Vaksin, Indonesia Terbaik Se Asia Pasifik

Indah Pratiwi Budi - 10/04/2021 13:30 Oleh : Doni Diano

Indonesia Pernah Dibully sebagai Kelinci Percobaan Vaksin Sinovac. Sekarang Dipuji Terbaik se-Asia Pasifik.

Upaya pemerintah untuk mengamankan ketersediaan vaksin Covid-19 bukanlah hal yang mudah. Berbagai tantangan hingga bully-an dari berbagai negara pun, bahkan oleh oknum pejabat dan mantan pejabat pecatan ikut menolak vaksin, hal ini sempat dirasakan Indonesia untuk mendapatkan vaksin.

Sungguh disesalkan dan tidak bisa dinalar sikap orang-orang yang sama sekali tidak menghargai upaya keras pemerintah. Selama ini ada suara-suara yang menolak vaksin dengan berbagai alasan "bodoh".

Padahal kebanyakan penolak itu justru ada anggota dewan dgn gelar dokter, macam Ribka Tjiptaning, Roy Sukro, Didu. Ada juga masyarakat awam yang tingkat pengetahuannya minim, namun berlagak sok menolak vaksin. Orang kek Roy Sukro harusnya suruh nyanyi Indonesia Raya dulu kalo pengen divaksin.

Menurut mereka, vaksin itu tidak halal, tidak aman, dll. Barisan orang-orang semacam ini pasti dipengaruhi oleh oknum mengaku pemuka agamanya yang kemungkinan besar radikal, anti-pemerintah, dan mengharamkan semua hal. Bagi mereka, produk bangsa kafir itu haram, kecuali smartphone dan internet. ADA OTAK!? Ada noh di RM PADANG.

Vaksin memang menjadi satu-satunya solusi agar wabah ini segera dihentikan. Karena selama setahun ini dunia sudah sangat menderita oleh pandemi ini.

Menurut Bappenas, pemerintah sudah memesan sebanyak 371 juta vaksin untuk 181 juta rakyat. Dan itu bukan seperti membalik telapak tangan, namun butuh waktu lama. Maka, diperkirakan hingga 2022 nanti, ada 371 juta dosis vaksin yang masuk ke Indonesia.

Ketika akhirnya sekarang vaksin sudah mulai tersedia, semua patut disyukuri juga. Sebab keinginan semua orang tetap satu: kehidupan manusia kembali "normal" seperti tahun-tahun sebelumnya.

Kita sekarang tinggal berdoa semoga seluruh rencana lancar, pasokan vaksin tiba sesuai jadwal, dan vaksinasi rampung sesuai target.

Orang-orang yang menolak vaksin kebanyakan karena bodoh dan dibodohi, tapi berlagak sok pintar. Berurusan dengan orang-orang semacam ini kita hanya bisa bilang: "MUNAFIK LU!"

Sumber : Status Facebook Doni Diano




Berita Lainnya

ALGORITMA NIKEL

07/05/2021 17:00 - Indah Pratiwi

Paham Radikal di Lembaga Pemerintah

07/05/2021 14:00 - Indah Pratiwi

Bolehkah Bayar Zakat Fitrah Dengan Uang?

07/05/2021 12:30 - Dewi Sari

Jokowi Amati KPK Takut Pecat Novel Baswedan

06/05/2021 20:15 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA