Friday, 07 May 2021
Temukan Kami di :
Nasional

Wapres Ma'ruf: Tarawih itu Sunah, Jaga Diri dari Penularan Covid-19 Wajib

Anas Baidowi - 09/04/2021 22:00 Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin

Beritacenter.COM - Wakil Presiden (Wapres) RI, Ma'ruf Amin mengimbau kepada masyarakat yang berada di zona merah penularan Covid-19 agar menjalankan ibadah Ramadhan di rumah. Dalam imbauan ini, Ma'ruf menegaskan bahwa menjaga diri dari penularan Covid-19 hukumnya wajib.

"Di dalam melaksanakan ibadah tarawih supaya mematuhi protokol, mematuhi aturan yang sudah di... memang dibolehkan. Tidak ada larangan untuk melakukan tarawih sepanjang protokol itu dilakukan dengan baik. Tetapi anjuran majelis ulama dalam tausiahnya itu sangat bagus sekali. Nanti disosialisasi bahwa untuk daerah yang masih tinggi penularan COVID-19 atau daerah zona merah itu dianjurkan untuk menggunakan kemurahan-kemurahan yang dibolehkan, tidak melakukan tarawih atau tadarus di tempat-tempat umum, di masjid. Tetapi anjuran majelis ulama itu supaya dilakukan di rumah-rumah saja untuk menghindari dari pada penularan," kata Ma'ruf Amin dalam acara Tarhib Ramadhan yang disiarkan YouTube MUI, Jumat (9/4/2021).

Baca juga:

Ma'ruf mengatakan, hukum ibadah salat tarawih adalah sunah, sedangkan menjaga diri dari penularan Covid-19 hukumnya wajib.

"Itu saya kira anjuran itu sangat benar sekali, karena tarawih itu sunah, tetapi menjaga diri dari pada penularan itu wajib. Syekh Nawani, misalnya, beliau mengatakan wajibnya menjaga diri, menjaga orang lain dari pada bahaya yang diduga terjadi, wajib kita menjaga diri," kata Ma'ruf Amin.

"Oleh karena itu, Syekh Nawawi mengatakan bahwasanya melakukan pengobatan dan menjaga diri dari wabah penyakit itu adalah wajib. Jadi kita harus mendahulukan yang wajib itu, begitu juga kenapa pemerintah melarang mudik itu karena pengalaman tahun yang lalu terjadi peningkatan COVID-19 sampai 90% ketika mudik itu, nah untuk itulah maka menjaga itu maka kemudian dilarang mudik itu," sambungnya.

Terlkait dengan silaturahmi saat mudik lebaran, kata Ma'ruf hukumnya sunah. Namun, di saat pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, Ma'ruf mengatakan bahwa mudik hanya akan berpotensi pada penularan Covid-19 yang tentunya dapat membahayakan masyarakat.

"Saya kira kedudukannya sama saja, bahwa mudik silaturahim itu sunah, memang bagus tetapi ada bahaya, menjaga dari pada wabah ini adalah penyakit, makanya mendahulukan yang lebih penting," kata dia.

Lebih lanjut, Ma'ruf Amin mengajak tokoh agama untuk menyampaikan pesan untuk menjaga diri dari wabah saat bulan Ramadhan. Dia mengatakan beberapa negara di luar negeri sedang mengalami lonjakan kasus Corona, Ma'ruf tak ingin hal yang sama terjadi di Tanah Air.

"Di sini pentingnya kita mengajak masyarakat menyampaikan pesan keagamaan ini di dalam rangka menjaga masyarakat dari pada kemungkinan naiknya kembali COVID ini karena kita tidak bisa menjaga. Seperti juga terjadi di beberapa negara di luar negeri itu sekarang terjadi kenaikan," ungkap Ma'ruf.

Selain itu, Ma'ruf juga mengajak masyarakat untuk turut serta mendukung program vaksinasi Covid-19 demi tercapainya kekebalan komunal atau herd immunity.

"Begitu juga vaksinasi, vaksinasi ini adalah upaya untuk memutus penularan untuk supaya masyarakat Indonesia mendapatkan herd immunity, itu bisa dicapai kalau yang divaksin itu sampai 70% itu baru terjadi kekebalannya bisa tercapai," kata dia.

Pada bulan Ramadhan kali ini, Ma'ruf mengajak umat untuk melakukan perbaikan diri dan beribadah kepada Allah. Dia juga mengingatkan pentingnya menjaga diri dari penularan Corona saat beribadah.

"Saya kira bulan Ramadhan menjadi momentum penting kita melakukan perbaikan diri kita mengajak umat untuk juga berbuat kebaikan dan juga menjaga diri dari pada bahaya yang masih mengancam di sekitar kita supaya kita tetap sehat dan tetap beribadah dengan baik. Kita menggunakan Ramadhan tetapi kita juga mematuhi protokol kesehatan dalam rangka wabah yang masih menghantui kita semua," katanya.




Berita Lainnya

Membangun Solidaritas Kemanusiaan

07/05/2021 16:00 - Indah Pratiwi Budi

Peran Perempuan dalam Memerangi Hoaks

07/05/2021 15:00 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA