Friday, 07 May 2021
Temukan Kami di :
Opini

Trims Kapolri Sudah Cabut Telegram Larangan Pertontonkan Kekerasan Aparat

Indah Pratiwi Budi - 09/04/2021 10:08 Oleh : Efendi Sitorus

FOKUS : Kapolri

Awalnya punya niat memposting ketidaksetujuan dan protes atas terbitnya telegram kapolri yg melarang menyiarkan muatan kekerasan yang dilakukan oleh aparat kepolisian dalam penanganan suatu kasus oleh jurnalis.

Sikap ini adalah pikiran mundur polri dari transparansi untuk melibatkan publik sebagai kontrol oleh media. Rekan2 media adalah representasi masyarakat sebagai media kontrol dan edukasi atas informasi publik...

Bagaimana masyarakat mau terlibat mengontrol sikap aparat jika akses tersebut ditutup. Kita tahu banyak liputan2 seperti ini yg akhirnya menuntut polri lebih mengedepankan sisi humanis krn itu amanat undang2.

Syukurlah satu dari 11 point isi telegram ini dicabut, jika tidak akan berdampak hilangnya nilai2 yg menjunjung HAM atas sebuah kasus pidana yg dialami oleh masyarakat. Krn kita tahu hukum2 pidana selalu berubah oleh karena mengedepankan HAM.

Salut buat Kapolri cepat merespon dengan mencabut isi telegram bahkan meminta maaf. Sebuah sikap yg gentle dan hampir jarang kita temukan dari pejabat dinegeri ini.

Kapolri yg responsif dan reformis...
1X24 jam menganulir sebuah keputusan..
Angkat topi buat pak Kapolri atas kejadian ini..
#SmartLegalLawfirm

Sumber : Status Facebook Efendi P Sitorus




Berita Lainnya

ALGORITMA NIKEL

07/05/2021 17:00 - Indah Pratiwi

Paham Radikal di Lembaga Pemerintah

07/05/2021 14:00 - Indah Pratiwi

Bolehkah Bayar Zakat Fitrah Dengan Uang?

07/05/2021 12:30 - Dewi Sari

Jokowi Amati KPK Takut Pecat Novel Baswedan

06/05/2021 20:15 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA