Friday, 16 Apr 2021
Temukan Kami di :
Opini

Memaksimalkan Soft Power NU

Indah Pratiwi - 08/04/2021 10:48 Oleh : Munawir Azis

Alhamdulillah, hari ini menulis untuk Media Indonesia. Kolom satu halaman, lumayan untuk mendedah gagasan. Saya menulis ide-ide dan mimpi saya mendorong perkembangan jaringan PCINU lintas negara.

Ini tulisan ke tiga, dari kerjasama rutin PCINU lintas negara dengan Media Indonesia/Media Group. Sebelumnya, Mas AS Zuhri dan Mas Purkon Hidayat sudah menulis pada pekan lalu. Pekan depan Cak Budy Sugandi, tokoh muda keren ini akan menulis juga.

Mas Zuhri menulis tentang Diplomasi Santri dan konteks geopolitik Tiongkok. Mas Purkon membahas bagaimana memperkenalkan Islam Nusantara di Iran, dengan segenap perjuangan dan tantangan.

Hari ini, saya melengkapi puzzle dengan menulis terkait bagaimana Nahdlatul Ulama--dalam konteks Islam Indonesia dan geopolitik dunia--dapat memaksimalkan soft powernya. Bagaimana #diasporasantri dapat mengembangkan kapasitas personal dan komunitas--sekaligus meningkatkan leverage di level yang lebih luas?

Tulisan ini merupakan renungan sahaya dalam beberapa waktu terakhir. Juga, hasil diskusi dari beberapa Kiai, Gawagis, teman2 PCINU, kawan-kawan diplomat dan jaringan KBRI Lintas negara.

Bersama kawan-kawan, menggerakkan diskuai rutin untuk peta Jalan NU pada Abad Kedua sangat menantang. Setiap bulan, kami menyiapkan satu tema khusus terkait sains dan teknologi, dalam satu diskusi khusus melalui TVNU. Agenda ini, berkolaborasi dengan teman-teman Podcastren (Irfan Sarhindi), Santri Mengglobal (Mas Dito Alif), Griya Peradaban (Kiai Ma'as Shobirin) dan beberapa kawan lain.

Nah, untuk menggerakkan dan memaksimalkan peran NU, tentu butuh banyak dukungan dari pelbagai pihak. Tentu saja, arahan dari kiai-kiai PBNU menjadi komando utama.

Di antara yang kami lakukan, dengan menggerakkan jaringan media dan mempertemukan dengan jaringan intelektual diaspora santri. Kami berharap, teman2 santri di lintas negara bisa menyuarakan gagasan, menggerakkan ide, sekaligus memaksimalkan komunitas masing-masing.

Kami mencoba menulis apa yang dikerjakan, dan mengerjakan apa yang kami tulis. Dari situ, saya belajar menjadi seorang "Doer", bertindak dengan gagasan.

Mohon doa para sedulur semua. Semoga berkah melimpah.

Sumber : Status Facebook Munawir Aziz




Berita Lainnya

DI ERA JOKOWI, PENJAHAT TIDAK ADA YANG BETAH

16/04/2021 14:25 - Indah Pratiwi

Waspada! FPI Rumah Teroris Asia Tenggara

16/04/2021 13:29 - Indah Pratiwi

Terawan, Vaksin Nusantara dan Jokowi

16/04/2021 13:21 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA