Friday, 16 Apr 2021
Temukan Kami di :
Kriminal

Jajakan Gadis Kelas 5 SD, Mucikari Ini Dibekuk Polisi di Kelapa Gading

Anas Baidowi - 07/04/2021 22:54 Mucikari bocah kelas 5 SD

Beritacenter.COM - seorang mucikari berinisial DF bdibekuk Satreskrim Polsek Kelapa Gading lantaran menjajakan gadis kelas 5 SD berinisial AC (21) ke pria hidung belang. Beruntungnya, Gadis kecil itu belum sempat melayani pelanggan.

Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading AKP M. Fajar menceritakan saat pihaknya berhasil menggagalkan praktik prostitusi anak dibawah umur. Pihaknya melakukan penggrebekan di apartemen, kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Kamis (11/3/2021) lalu.

Baca juga: 

Saat itu, anggota Unit Reskrim Polsek Kelapa Gading mendapati adanya informasi bahwa AC disiapkan oleh mucikari DF untuk melayani pria hidung belang di Apartemen Gading Nias.

Berbekal informasi tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan, dengan melakukan penelusuran melalui aplikasi Michat.

Dari hasil penelusuran, didapati akun Michat dengan nama Tiara. Akun menerangkan bahwa AC berusia 16 tahun dan dirinya bisa disewa alias Open BO. Polisi pun langsung bergerak menuju lokasi apartemen tempat AC dan mucikari menjalankan aksinya.

Sekitar pukul 21.15 WIB, Kamis (11/3/2021), polisi menangkap DF yang tengah berada di area apartemen.

Tak lama berselang, Polisi kemudian diarahkan ke salah satu kamar di Apartemen Gading Nias yang ternyata merupakan tempat AC melayani pelanggan. saat itu, AC tengah bersama seorang teman DF berinisal Y yang saat ini berstatus sebagai saksi.

"Pada saat penangkapan, korban doang sama saksi Y berada di dalam kamar apartemen. Kalau pelaku kita amankan di sekitar unit," ucap AKP M. Fajar di Mapolres Metro Jakarta Utara, Rabu (7/4/2021).

Kepada polisi, pelaku mengatakan bahwa di hari penangkapan tersebut adalah pertama kalinya ia menawarkan AC menjadi PSK.

Pelaku memasang tarif sebesar Rp450 ribu untuk sekali kencan dengan AC. Pelaku mengaku sudah menyiapkan AC sebagai PSK untuk melayani tiga pria hidung belang di hari itu.

Namun, belum sempat AC melayani nafsu para pria hidung belang, polisi sudah menggagalkannya.

"Jadi dia bikin akun hari itu, menurut pengakuannya (pelanggan) yang sudah terjaring itu tiga. Itu sebenarnya sudah ada janji sama pelanggan. Artinya belum sempat melayani pelanggan, sudah kita amankan," jelas Fajar.

Korban yang dalam akun Michat ditulis berusia 16 tahun ternyata baru berusia 12 tahun dan masih duduk di bangku kelas 5 SD. Hal itu diketahui setelah polisi melihat kartu keluarga korban.

Korban yang berasal dari Bekasi, Jawa Barat itu nyaris terjebak ke dunia prostitusi setelah diperdaya oleh DF, dengan iming uang yang banyak.

Adapun setelah ditangkap, DF dibawa ke Mapolsek Kelapa Gading untuk disidik tuntas.

Ia disangkakan melanggar Undang-undang RI nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang nomor 1 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dan Undang-undang RI nomor 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.

Sementara itu, AC dikembalikan ke orangtuanya serta menjalani pemulihan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA