Sunday, 25 Jul 2021
Temukan Kami di :
Internasional

Minta Perawatan Medis, Navalny Tetap Mogok Makan di Penjara Meski Batuk Parah

Aisyah Isyana - 06/04/2021 16:28

Beritacenter.COM - Alexei Navalny, tokoh oposisi Rusia yang saat ini tengah dibui, menegaskan komitmennya untuk melanjutkan aksi mogok makan yang sudah dilakukannya sejak pekan lalu. Hal itu dilakukan Navalny guna menuntut perawatan medis yang memadai. Terlebih, saat ini Navalny dilaporkan tengah menderita batuk parah dan demam selama di penjara.

Alex Navalnya (44), yang dikenal sebagai pengkritik Kremlin ini mengumumkan aksi mogok makan sejak Rabu (31/3) pekan lalu. Aksi itu dilakukan Navalny setelah mengeluhkan dokter penjara yang hanya memberinya obat peredam sakit, unutk keluhan sakit punggung dan mati rasa di kakinya, seperti dilansir AFP, Senin (6/4/2021).

Baca juga :Bill Gates soal Pandemi COVID-19, Perkirakan Dunia Kembali Normal di Akhir 2022

Navalny diketahui telah kehilangan berat badan sebanyak 8 kilogram, sebelum akhirnya dia melakukan aksi mogok makannya. Adapun turunnya berat badan Navalny itu disebut karena kurang tidur. Sebagaimana dalam postingan Instagramnya, Senin (5/4), melaporkan penyakit baru yang diidapnya.

"Saya mengutip data resmi dari pengukuran suhu hari ini: 'Navalny A.A., batuk parah, suhu 38,1 (Celsius)," tulisnya.

"N.B. Saya melanjutkan aksi mogok makan saya, tentu saja," imbuh Navalny.

Menanggapi adanya aksi itu, media lokal Rusia pro-Kremlin, Izvestia, melaporkan jika Navalny telah dipindahkan ke unit medis untuk observasi, dengan 'tanda-tanda masalah pernapasan, terutama demam tinggi'.

Sebagaimana laporan Izvestia yang mengutip otoritas penjara tempat Navalny ditahan, semua tes yang diperlukan telah dilakukan terhadap Navalny, termasuk tes virus Corona (COVID-19). Sejauh ini, tak ada konfirmasi soal pemindahan ke unit medis dari tim Navalny.

Untuk diketahui, Alex Navalny tengah menjalani masa hukuman selama 2,5 tahun bui, atas dakwaan penipuan ang menjeratnya. Saat ini, Navalny mendekam di sebuah penjara di Kota Pokrov, yang berjarak sekira 100 km sebalh timur Moskow. Penjara itu dikenal sebagai penjara yang menerapkan disiplin tinggi ke para narapidananya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA