Friday, 16 Apr 2021
Temukan Kami di :
Politik

Kubu Moeldoko Sarankan SBY Buat Partai, Andi Mallaranggeng : Hahaha.. Itu mah Lucu

Ha-ha-ha... Itu mah lucu. Wong yang sah dan legal adalah Partai Demokrat dengan Ketum AHY

Aisyah Isyana - 05/04/2021 18:27

Beritacenter.COM - Kubu Moeldoko menyarankan agar Ketua Tinggi Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk membuat partai baru. Menanggapi hal itu, Sekretaris Majelis Tinggi PD Andi Mallarangeng seketika tertawa dan menyebut saran kubu Moeldoko lucu.

"Ha-ha-ha... Itu mah lucu. Wong yang sah dan legal adalah Partai Demokrat dengan Ketum AHY," kata Andi Mallarangeng, kepada wartawan, Senin (5/4/2021)

Baca juga :

Mantan Menpora itu menyebut KLB Deli Serdang telah ditolak pengesahannya oleh pemerintah, dan menyebut kepengurusan kubu Moeldoko abal-abal. Dia menyebut semua pihak yang turut serta menghadiri acara yang diklaim KLB itu semuanya tidak jelas.

"Kalau KLB Deli Serdang itu sudah jelas ditolak pengesahannya oleh pemerintah karena memang tidak memenuhi syarat dukungan dua pertiga Ketua DPD dan separuh Ketua DPC. Jadi memang abal-abal. Ketumnya dan seluruh kepengurusannya tentu juga abal-abal. Yang hadir di KLB abal-abal itu, tidak jelas semuanya. Hanya dipakaikan jaket Demokrat, entah beli di mana," sebutnya.

Keputusan Kemenkumham menolak kepengurusan kubu Moeldoko, disebut Andi Mallaranggeng sebagai tanda jika Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai ketum PD yang sah. Untuk itu, dia mengaku lucu jika SBY yang disarankan untuk mendirikan partai baru.

"Dengan penolakan dari Menkumham itu, jelaslah tidak ada dualisme kepemimpinan dan kepengurusan Partai Demokrat. Yang ada hanyalah kepengurusan Partai Demokrat dengan Ketum AHY. Selain itu, abal-abal," tutur Andi.

"Kok yang sah yang disuruh bikin partai baru? Ini lucu. Mungkin ini yang disebut Bung Razman (yang keluar dari gerombolan KLB) kena virus halusinasi," sambung dia.

Sekedar diketahui, kubu Moeldoko menyarankan agar SBY membuat partai baru. Saran itu diberikan kubu Moeldoko agar SBY tak mengambil alih kepemilikan PD dari para pendirinya. Kubu Moeldoko menyebut ada yang menyarankan agar SBY membuat partai bernama Partai Cikeas.

"Terkait opsi kedua Andi yang menawarkan membuat partai baru, maka kami bersama tokoh-tokoh pendiri Partai Demokrat yang dulu mereka berdarah-darah mendirikan partai tahun 2001, mempersilakan SBY untuk mendirikan partai baru," sebut Rahmad.

"Jangan mengambil alih kepemilikan Partai Demokrat dari para pendiri, dengan mengelabui para pengurus DPD dan DPC atas nama demokrasi. Terserah kepada SBY mau dikasih nama apa. Ada yang mengusulkan diberi nama PKC (Partai Keluarga Cikeas)," imbuhnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA