Monday, 12 Apr 2021
Temukan Kami di :
Opini

Musuh Dalam Selimut Dilingkaran Rizieq Shihab

Indah Pratiwi - 05/04/2021 14:10 Oleh : Abu Lian Rizky

FOKUS : Rizieq

Cobalah kita telusuri rekam jejak Riziek shihab. Dia bukan ahli analisis, dia juga bukan ahli strategi, dia belum pernah nyantri atau sekolah di madrasah, dia sebelumnya tidak pernah dikenal sebagai ahli agama atau menguasai kitab, dia tidak menguasai simulasi pengkondisian dan dia tidak ahli dalam menghitung efek domino dari sebuah ucapan, perilaku dan kebijakan organisasinya.

Semua gerakan organisasinya serba hantam kromo tidak terkendali, asal-asalan tidak terkonsep secara sistematis, mudah terpancing, terlalu reaktif dan tidak menghitung secara cermat akibat-akibat yg akan muncul setelahnya.

Tiba-tiba dia dikondisikan oleh orang-orang yg menjadi sponsor dan orang-orang disekelilingnya menjadi superhero, superman, batman, spiderman sekaligus manusia suci bak batu pualam yg tidak boleh tersentuh nan sempurna

Perhatikan bahasa tubuh Riziek cheers of victory ataupun victory celebration ketika dia datang dari arab dan disambut para penggemarnya, sangat jumawa seolah dunia sudah dalam genggaman.

Dia sangat tergesa-gesa, kurang perhitungan dan tidak mempunyai perencanaan yg matang.
Disitulah titik lemahnya.

Riziek terlalu over convidence, over acting, terlalu bersemangat untuk memukul, terlalu bernafsu untuk mengalahkan, padahal itu baru show of force, perang sesungguhnya belum dimulai dan dia tidak melakukan pemetaan kekuatan serta tidak menghitung segala keterbatasan

Cobalah tanya pada dia, siapa yg menjadi penggerak organisasinya, siapa yg membuat planing, siapa yg memobilisasi, siapa yg mengakomodasi, siapa yg mengatur pendanaan dibalik semua gerakannya dan siapa pula yg mengatur jaringan dengan organisasi-organisasi ekstrem radikal terlarang.
Sebenarnya jelas sekali kapasitas Riziek Sihab tidaklah cukup.

Sejatinya dia adalah pion yg sengaja dikorbankan dan diberi makan sekenyang-kenyangnya lalu sengaja ditendang seorang diri ketika keadaan tidak menguntungkan bagi dalang dibalik semua itu.
Seorang diri Riziek sengaja dikorbankan!!!...

Sedangkan gabungan cukong, mafia politik, pengusaha, mantan, bertabur bintang, dan bersaku lebar masih bisa duduk menikmati pesona alam sambil tertawa riang menikmati kemegahan.
Pengacara Riziek?... Saya ketawa!

Mereka beramai-ramai memberi dukungan agar nafsu Riziek meledak-ledak tidak terkendali dan tetap saja lahap menjual nebeng popularitas tidak peduli berapa lama Riziek akan dihukum.
Coba tanya ke Riziek.

Siapa saja yg memfasilitasi, siapa saja yg selama ini memberi advis dan siapa yg membiayainya, siapa yang merumuskan strategi gerakan organisasinya
Munarman??...
Saya ngakak dengar namanya.

Tanya pada Riziek, suruh dia mengingat, mencatat semua gerakannya, dan semua langkah-langkahnya selama ini.
Niscaya dia sadar banyak pihak yg seolah-olah dekat dan menjadi sahabat sesungguhnya telah menjadi "penyakit" yg sengaja menjerumuskannya.

Dia sengaja dijerumuskan oleh orang-orang terdekatnya, namun dia tidak sadar sedang "dimainkan" dan "dikorbankan" sendirian, sedangkan sang dalang yg membiayainya selamat tak tersentuh apapun.

Sekali dia mengingat hal-hal tersebut diatas dan menuangkan dalam tinta, para dalang dan tangan-tangan tersembunyi yg dekat dibalik Riziek Shihab tidak akan lagi bisa tidur nyenyak.

Suruh dia mengingat semua, catat, terbitkan dan kalau perlu sampaikan dalam nota pembelaan sebagai upaya untuk meringankan hukuman.

Sumber : Status Facebook Abu Lian Rizky




Berita Lainnya

Soal Vaksin, Indonesia Terbaik Se Asia Pasifik

10/04/2021 13:30 - Indah Pratiwi Budi

WASPADA...! Ancaman Terorisme di Tengah Pandemi

09/04/2021 13:00 - Indah Pratiwi

Masa Depan Terorisme di Indonesia

09/04/2021 10:33 - Indah Pratiwi Budi

Ciri-Ciri Teroris yang Bekerja di Media Sosial

08/04/2021 16:04 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA