Saturday, 25 Sep 2021
Temukan Kami di :
News

Banjir Bandang di Flores Timur: 20 Orang Meninggal, 5 Masih Hilang

Anas Baidowi - 04/04/2021 12:37

Beritacenter.COM - BPBD Kabupaten Flores Timur melaporkan bahwa sebanyak 49 kk terdampak akibat banjir bandang yang melanda beberapa kecamatan pada Minggu (4/4) pagi ini.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati mengatakan, hingga siang ini, pukul 12.00 WIB, sebanyak 20 orang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, 9 orang luka-luka dan 5 orang masih dalam pencarian.

Korban meninggal dan 5 warga luka teridentifikasi di Desa Lamanele, Kecamatan Ile Bokeng. Sedangkan di Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur, dua warganya dilaporkan hilang. Sebanyak 4 warga luka-luka telah dirawat di puskesmas setempat. Sementara itu, sebanyak tiga warga yang juga dilaporkan hilang berada di Desa Oyang Barang, Kecamatan Wotan Ulumado.

Baca juga: Musibah Banjir Bandang di NTT, Ratusan Rumah Hanyut

Kerugian materil akibat banjir tersebut, berupa puluhan rumah warga tertimbun lumpur di Desa Lamanele, Kecamatan Ile Bokeng. Selain itu, ada juga rumah warga yang hanyut serta jembatan putus di Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur. Pemerintah daerah setempat juga masih terus melakukan pendataan di lapangan.

“Pihak pemerintah daerah telah melakukan rapat terbatas antara Bupati, TNI, Polri dan instansi terkait. Salah satunya dengan pembentukan posko penanganan darurat,” ujar Raditya, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (4/4/2021).

BNPB terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Flores Timur dan memantau penanganan darurat. Apabila dibutuhkan mobilisasi bantuan, BNPB telah siap dengan pengerahan sumber daya.

Sementara itu, BMKG memprakirakan terdapat potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat-sangat lebat, angin kencang dan gelombang tinggi dalam periode sepekan ke depan di sebagian wilayah Indonesia.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA