Monday, 10 May 2021
Temukan Kami di :
News

Perintah Jokowi Pasca Mabes Diserang, Minta TNI-Polri dan BIN Tingkatkan Waspada

Saya juga telah memerintahkan Kapolri, Panglima TNI, dan Kepala BIN untuk meningkatkan kewaspadaan

Aisyah Isyana - 01/04/2021 11:51

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara soal penyerangan Mabes Polri Jakarta kemarin. Pasca insiden itu, Jokowi memerintahkan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderla Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala BIN Jenderal (Purn) Budi Gunawan untuk lebih meningkatkan kewaspadaan.

"Saya juga telah memerintahkan Kapolri, Panglima TNI, dan Kepala BIN untuk meningkatkan kewaspadaan," ujar Presiden Jokowi dalam video yang disiarkan kanal YouTube Setpres, Kamis (1/4/2021).

Baca juga :

Pada kesempatan itu, Jokowi menegaskan tak ada tempat bagi terorisme di Indonesia. "Saya tegaskan sekali lagi, tidak ada tempat bagi terorisme di Tanah Air," katanya.

Pasca terjadinya penyerangan di Mabes Polri, Jokowi mengimbau agar masyarkat tetap tenang. Jokowi juga meminta masyarkat untuk meningkatkan kewaspadaan dan bersatu bersama untuk melawan terorisme.

"Tapi tetap waspada dan menjaga persatuan dan kita semuanya bersatu melawan terorisme," ujar Jokowi.

Sekedar diketahui, pelaku penyerangan Mabes Polri kemarin sore, Zakiah Aini (25), sempat melepaskan enam kali tembakan dalam tiga kesempatan. Dia melepaskan dua kali tembakan ke petugas di dalam pos jaga, dan menembak lagi ke anggota dibelakangnya.

"Dua kali tembakan anggota di dalam pos, dua kali yang ada di luar dan menembak lagi kepada anggota yang ada di belakanganya," ujar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Rabu (31/3/2021).

Alhasil, polisi melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak Zakiah Aini di lokasi. Dia dinyatakan tewas tertembak dibagian dada. "Kemudian terhadap tindakan tersebut dilakukan tindakan tegas terukur," ucapnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA