Wednesday, 22 Sep 2021
Temukan Kami di :
News

Hasil KLB Kubu Moeldoko Ditolak Pemerintah, AHY: Tak Ada Dualisme di Partai Demokrat!

Anas Baidowi - 31/03/2021 15:16 Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

Beritacenter.COM - Pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) menolak hasil kongres luar biasa (KLB) Partai Demokrat kubu Moeldoko yang berlangsung di Deli Serdang.

Ketum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersyukur atas keputusan yang pemerintah terkait konflik Partai Demokrat. Dia menegaskan tidak ada dualisme kepemimpinan di tubuh Partai Demokrat.

"Saudara sekalian yang saya cintai dan muliakan, baru saja beberapa menit yang lalu, kita mendengarkan keterangan sekaligus keputusan pemerintah terkait Partai Demokrat. Pemerintah melalui Menteri Hukum dan HAM, Menkumham, menyatakan permohonan pihak kongres luar biasa atau KLB Deli Serdang yang diwakili Jenderal TNI Purnawirawan Moeldoko dan dokter hewan Jhoni Allen Marbun ditolak," kata AHY saat konferensi pers di kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (31/3/2021).

Baca juga:

AHY menerangkan hasil KLB Deli Serdang ditolak pemerintah karena kubu Moeldoko tidak mampu melengkapi sejumlah berkas. AHY mengatakan penggagas KLB Deli Serdang tidak menyertakan surat dari para Ketua DPD dan DPC Partai Demokrat.

"Alhamdulillah kita bersyukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, bahwa apa yang telah diputuskan oleh pemerintah hari ini adalah penegasan terhadap kebenaran legalitas dan konstitusionalitas Partai Demokrat terkait kepemimpinan, kepengurusan serta konstitusi partai, yakni AD dan ART Partai Demokrat yang dihasilkan oleh kongres kelima Partai Demokrat 2020 yang lalu. Yang berkekuatan hukum tetap dan telah disahkan oleh negara. Artinya tidak ada dualisme di tubuh Partai Demokrat," ujar AHY disambut tepuk tangan kader.

AHY pun berterima kasih kepada sejumlah pihak yang telah mendukungnya. AHY juga berterima kasih kepada pemerintah yang telah menegaskan kepemimpinannya di Partai Demokrat.

"Ditolak karena gagal melengkapi berkas administrasi yang dipersyaratkan sesuai dengan batas waktu yang telah diberikan. Salah satunya adalah tidak menyertakan surat mandat dari para ketua DPD dan DPC sebagai pemilik suara yang sah kepada para peserta KLB yang hadir," imbuhnya.

Sebelumnya, pemerintah menolak pendaftaran hasil KLB Partai Demokrat Deli Serdang yang digelar sepihak kubu Moeldoko. KLB Partai Demokrat yang digelar kubu Moeldoko dinilai belum melengkapi sejumlah dokumen.

"Dari hasil pemeriksaan dan atau verifikasi terhadap seluruh kelengkapan dokumen fisik, sebagaimana yang dipersyaratkan masih ada beberapa kelengkapan yang belum dipenuhi," kata Menkumham Yasonna Laoly saat konferensi pers virtual, Rabu (31/3).

"Dengan demikian, pemerintah menyatakan bahwa permohonan hasil kongres luar biasa di Deli Serdang tanggal 5 Maret 2021 ditolak," tegas Yasonna.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA