Monday, 02 Aug 2021
Temukan Kami di :
News

Dinkes Sulsel Kerahkan Tim Ahli Lakukan Investigas Pria Meninggal Usai Vaksin

Aisyah Isyana - 24/03/2021 23:42 ilustrasi

Beritacenter.COM - Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulawesi Selatan mulai melakukan investigasi terkait meninggalnya Sulaiman Daeng Tika (50), pria yang sempat demam dan mengalami sesak napas setelah disuntik vaksin COVID-19, di Kabupaten Talakar. Dinkes mengerahkan tim ahli guna mencari informasi ke pihak keluarga korban.

"Investigasi mulai berjalan hari ini," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sulsel, Nurul AR, kepada wartawan, Rabu (24/3/2021).

Baca kiga :

Guna menggali informasi terkait kematian korban, tim investigas telah memulai penelusuran oleh tim ahli hari ini. "Mereka turun hari ini untuk mendapatkan data akurat, informasi. Salah satunya ketemu keluarga korban," jelas Nurul.

Nurul menyebut tim ahli nantinya juga akan mendiskusikan hasil temuan dilapangan. "Itu kan ada rekam mediknya nanti didiskusikan di tim ahli. Mereka kan komunikasinya dengan Komnas di pusat juga," jelas Nurul.

Nurul menyebut kesimpulan investigasi nantinya akan tergantung dengan hasil temuan tim di lapangan. Namun, Nurul menyebut secara umum tim juga akan membuat kesumpulan apakah kematian koban ada hubungannya dengan proses vaksinasi yang baru saja dijalaninya.

"Kesimpulannya tergantung seberapa banyak informasi yang didapat di lapangan ya," katanya.

Sementara itu, Satgas COVID-19 sebelumnya menanggapi soal meninggalnya Sulaiman Daeng Tika (50), usai menjalani vaksinasi virus Corona. Satgas COVID menimbau agar semua pihak tetap tenang dan menunggu hasil pemeriksaan lengkapnya.

"Tunggu saja hasil pemeriksaan lengkap tentang kejadian tersebut," kata juru bicara Satgas COVID-19, Wiku Adisasmito, saat dihubungi, Selasa (23/3).

Lebih lanjut, Wiku juga menyebut sejauh ini tak pernah ada kendala soal vaksinasi Sinovac di Indonesia. Untuk itu, dia meminta semua pihak menunggu hasil investigasi yang saat ini tengah dilakukan Dinkes Sulsel.

"Tidak ada (kendala)," ucapnya singkat.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA