Wednesday, 28 Jul 2021
Temukan Kami di :
News

Viral Postingan Cabai Dicat Berimbas Laporan Polisi Penjual dan Pemasok Cabai

Aisyah Isyana - 23/03/2021 22:45

Beritacenter.COM - Setelah mendapat laporan terkait cabai rawit diduga dicat, pihak Polresta Banyuwangi melakukan upaya pemeriksaan terhadap penjual dan pembeli. Saat ini, status keduanya masih sebagai saksi.

Kasus ini bermula saat Agung Prasetyo Hadi (31) warga Desa Karetan, Kecamatan Purwohajo, membuat laporan usai mendapati sang nenek Suryani (73) membeli cabai diduga dicat dari pedagang sayur keliling berinisial SN. Tak terima dengan tuduhan itu, SN dan R melaporkan balik Agung selaku pemilik akun Facebook Agung Emfet Putra Blambangan terkait pencemaran nama baik.

Baca juga :

"Memang benar keduanya mengadukan atas pencemaran nama baik," ujar Kapolresta Banyuwangi, Kombes Arman Asmara Syarifudin kepada wartawan, Selasa (23/3/2021).

Pelaporan dilakukan SN dan terhadap pengunggah video, lantaran mengklaim jika cabai rawit yang dijual SN tidak mengandung cat.

"Jadi R ini adalah pemilik kebun yang cabainya dibeli oleh SN. Kemudian SN menjual ke S (Suryati) hingga kemudian ada unggahan video katanya cabai yang dicat," tambahnya.

Arman mengatakan, dari hasil pemeriksaan pihaknya diketahui jika SN menjual cabai rawit 9 bungkus plastik, dengan rata-rata 1 ons. Dari enam bungkus cabai yang dibeli pembeli lain, tak ada kompalin sama sekali. Namun, hal itu menjadi masalah saat cabai itu dibeli Suryani, lantaran cabai rawitnya diduga mengandung cat.

"Pemeriksaan kemarin mengatakan jika penjual tidak mendapat komplain dari pembeli sebelumnya. Ada 6 bungkus yang kemarin dibeli," tambahnya.

R selaku penyuplai cabai rawit, menyebut cabai itu diambil dari hasil panennya sendiri. Atas dasar hal itu, dia kemudian berani melakukan pengaduan terhadap postingan yang menyebut cabainya dicat tersebut.

"Sama-sama saling melakukan pengaduan, makanya kita periksa semuanya. Saat ini ketiganya masih berstatus saksi," pungkasnya.

Sekedar diketahui, viral postingan video yang menampakkan cabai yang sedang ditumis seperti mengeluarkan cairan berwarna oranye kemerahan. Cairan itu tampak kian lama kian mengental. Pengunggah video menjelaskan kondisi cabai rawit itu sembari mengaduk-aduk cabai yang ditumisnya.

"Lombok iso dicet lho. deloken to. ati-ati tenan dulur-dukur kabeh konco2 kabeh lek ngumbah sing tenana. Deloken iki lho cet iki lho. cat oren warna lombok iki lho (Lombok bisa dicat lho. Lihatlah. Hati-hati saudara-saudata semua, teman-teman semua. Kalau mencuci yang bersih. Lihatlah ini kan cat. Cat warna Oren Lombok)," ujar pria dalam video itu.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA