Wednesday, 28 Jul 2021
Temukan Kami di :
Kriminal

Kejam! Alasan Mendidik, Pria di Bogor Aniaya 4 Anaknya dengan Martil-Kunci Inggris

Aisyah Isyana - 23/03/2021 21:55

Beritacenter.COM - Pria asal Bogor Utara, Kota Bogor, Achmad Febi (38), harus berurusan dengan polisi lantaran mengniaya 4 anak tiri dan anak kadungnya. Parahnya, pelaku tak segan memukul anaknya dnegan martil dan kunci inggris. Aksi kekerasan itu telah dilakukan Achmad sejak 7 tahun lalu, atau setelah menikan dengan istrinya yang sudah memiliki 3 anak.

"Jadi pelaku ini sudah melakukan kekerasan terhadap anaknya ini sejak ia menikahi istrinya. Kurang lebih setahun setelah menikah, sudah 7 tahun berarti. Pelaku dan pelapor ini menikah 2014. Setahun setelah menikah itu mulai dilakukan kekerasan-kekerasan," ujar Waka Polresta Bogor Kota AKBP Arsal Syahban, Selasa (24/3/2021).

Baca juga :

Arsal menyebut pelapor telah mengetahui perbuatan kejam pelaku sejak dulu. Hanya saja, atas pertimbangan agar rumah tangganya tak hancur, pelapor berupaya untuk bersabara dan berharap agar prilaku kasar suami berubah setelah memiliki akan kandung bersama.

"Jadi pelaku menikahi pelapor yang sudah memiliki 3 anak. Sementara dari hasil perkawinan mereka (pelapor dan pelaku) ada 1 anak. Jadi total 4 anak dan semua alami kekerasan," jelas Arsal.

"Awalnya pelapor berpikir mudah-mudahan setelah punya anak bersama (anak kandung,red) kelakuan pelaku atau suaminya berubah, tapi ternyata dari hari ke hari kelakuannya makin menjadi. Takut traumatik makin dalam dan terjadi dengan yang lain, akhirnya dia melaporkan. Istrinya juga merasakan ketakutan-ketakutan juga," sambungnya.

Kepada polisi, Achmad mengaku aksi kekerasan itu tidak dilakukannya karena himpitan faktor ekonomi. Terlebih, dia juga masih bekerja sebagai terapis panggilan via online. Pria yang bergelar sarjana ekonomi di kartu identitasnya itu mengaku melakukan kekerasan hanya untuk mendidik anak-anaknya.

"Sudah nikah 8 tahun, saya menikah 2014. Saya ngga nganggur. Saya kerja di bank mandiri 2009 lalu, saat ini saya kerja terapis pijat online, istri juga kerja terapis," kata Achmad Febi saat ditanyai polisi.

"Saya pukul anak cuma mau mendidik saja pak. Iya pukulnya pakai palu (martil), kunci inggris, sama obeng," imbuh Achmad Febi.

Untuk diketahui, pelaku kekerasan terhadap anak, Achmad Febi (36), dibekuk polisi lantaran diduga menganiaya anaknya sendiri. Parahnya, aksi kekerasan itu dilakukan Achmad terhadap anak tiri dan anak kadungnya sendiri dengan menggunakan kunci inggris dan martil.

"Jadi ini terungkap setelah istri tersangka melaporkan kejadian ini. Bahwa tersangka ini telah melakukan kekerasan terhadap anak-anaknya. Ada 4 anaknya, 3 anak tiri dan 1 anak kandung, semuanya mengalami kekerasan fisik dan psikis," kata Waka Polresta Bogor Kota, AKBP Arsal Syahban ketika memberikan keterangan pers, Selasa (23/3/2021).

"Kekerasan yang dilakukan terhadap anak, khususnya anak yang nomor 3 itu dipukul (dengan tangan kosong) di pelipis kanannya sampai benjol itu. Kemudian kepalanya itu dipukul dengan kunci inggris, terus kaki atau betisnya itu dipukul dengan martil, itu dilakukan pelaku hanya karena kesalahan-kesalahan kecil," sambung Arsal.




Berita Lainnya

Polisi Tangkap Pembuat Kartu Vaksin Palsu di Bogor

27/07/2021 18:50 - Baharuddin Kamal
Kemukakan Pendapat


BOLA