Wednesday, 28 Jul 2021
Temukan Kami di :
Nasional

MUI Keluarkan Fatwa Vaksin AstraZeneca Boleh Digunakan Meski Mengandung Babi

Anas Baidowi - 19/03/2021 22:19 Ilustrasi vaksin AstraZeneca

Beritacenter.COM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa soal vaksin Covid-19 AstraZeneca. MUI menyatakan bahwa vaksin AstraZeneca boleh digunakan saat kondisi darurat pandemi Covid-19 meski pun mengandung lepzin yang berasal dari babi.

"Ketentuan hukumnya vaksin Covid-19 AstraZeneca ini hukumnya haram karena dalam tahapan proses produksinya memanfaatkan lepzin yang berasal dari babi. Walau demikian penggunaan vaksin Covid-19 produk AstraZeneca pada saat ini hukumnya dibolehkan dengan lima alasan," kata ketua komisi bidang fatwa MUI, KH Asrorun Niam Sholeh dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (19/3/2021).

Ia mengatakan, pihaknya telah melakukan pengkajian secara intensif mulai dari pemeriksaan dokumen yang terkait ingredient, proses produksi hingga mendengar keterangan pemerintah khususnya terkait urgensi vaksin Covid-19 serta keterangan dari pihak-pihak terkait soal jaminan keamanan vaksin.

Kiai Niam menjelaskan, pihaknya telah menetapkan Fatwa Nomor 14 Tahun 2021 tentang Hukum Penggunaan Vaksin Covid-19 Produk AstraZeneca pada 16 Maret dan telah diserahkan ke pemerintah pada 17 Maret untuk dijadikan panduan.

Lebih lanjut kiai Asrorun mengatakan pemerintah tidak memiliki keleluasaan memilih jenis vaksin Covid-19 mengingat keterbatasan vaksin yang tersedia baik di Indonesia maupun di tingkat global.

Ia mengatakan pemerintah wajib terus mengikhtiarkan ketersediaan vaksin covid yang halal dan suci. Selain itu umat islam indonesia juga wajib berpartisipasi dalam program vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan oleh pemerintah untuk mewujudkan kekebalan kelompok dan terbebas dari wabah Covid-19.

"Menghimbau kepada seluruh pihak khususnya umat islam untuk lebih mendekatkan diri pada Allah. Di masa darurat pandemi hari ini MUI mengimbau kepada seluruh umat islam indonesia untuk tidak ragu dalam mengikuti program vaksinasi Covid-19 agar Indoensia segera keluar dari oandemi," katanya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA