Saturday, 24 Jul 2021
Temukan Kami di :
Kriminal

BNN Ciduk Mahasiswa di Yogya Simpan dan Sebar Biji Ganja di Pekarangan Kost

Aisyah Isyana - 16/03/2021 16:55

Beritacenter.COM - Badan Narkotika Nasional ( BNNP) Daerah Istimewa Yogyakarta membekuk mahasiswa berinisial YES (22), karena menyimpan ganja di rumah indekostnya. Ganja yang juga diedarkan oleh YES itu, juga diketahui ditanam di pekarangan indekostnya.

Penangkapan terhadap YES dilakukan petugas BNNP DIY di kostnya, di kawasan Maguwoharjo, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Senin (1/3) lalu. Pengamanan terhadap YES merupakan tindak lanjut informasi yang didapat petugas dari masyarkat terkait peredaran ganja.

Baca juga :

"Selain menangkap tersangka, kita juga sita barang bukti ganja seberat 105 gram," ujar Kepala BNNP DIY Brigjen Nanang Hadiyanto saat ditemui di Kantor BNNP DIY, Kemantren Gondomanan, Kota Yogyakarta, Selasa (16/3/2021).

Nanang menyebut pelaku YES mendapatkan ganja itu dari luar pulau Jawa. Dia membeli ganja itu secara online dan dikirim menggunakan ekspedisi. "Dari pengakuan dia beli itu (ganja) melalui jasa pengiriman ekspedisi dari Medan dan dia sudah 3 kali beli," ujarnya.

Sejauh ini, Nanang masih belum bisa memastikan apakah YES merupakan pemakai saja, atau juga sebagai pengedar. Hanya saja, Nanang meyebut pihaknya mendapati biji ganja itu disebar YES di pekarangan indekostnya.

"Jadi kita juga dapati dia ini menyebar biji ganja di halaman, karena kosannya dia ini memang tidak terpantau seperti itu. Kemungkinan dia mengedarkannya masih sebatas dari teman ke teman saja," ujarnya.

YES diketahui mendapatkan biji ganja itu dari pembelian yang dilakukannya secara online. Dimana YES membeli ganja itu dengan sistem paketan.

"Tapi untungnya belum tumbuh itu (biji ganja yang disebar), kalau dari keterangan memang sengaja dibuang biar tumbuh katanya. Apalagi dia pemakai dan mau cari untung kalau bijinya tumbuh dan dijual lagi," kata Nanang.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, YES akan disangkakan pasal 114 ayat 1 dan atau pasal 111 ayat 1 UU No. 35 th 2009 tentang Narkotika. "Untuk ancaman hukumannya antara 5 sampai 12 tahun," ucapnya.

Kepada petugas, YES mengaku sudah beberapa kali memesan ganja dari medan untuk dipakai dan dinkonsumsinya sendiri. YES mengaku hanya iseng menyebar biji ganja di pekarangan indekostnya.

"Saya mahasiswa semester akhir dan baru 3 kali beli pakai online, belu sepaket Rp 950 ribu, jadi Ganjanya Rp 900 ribu dan ongkirnya Rp 50 ribu. Kalau masalah yang menyebar biji itu iseng saja sebenarnya, siapa tahu bisa tumbuh, gitu," pungkas YES.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA