Sunday, 13 Jun 2021
Temukan Kami di :
Entertainment

KPI Pertanyakan Manfaat Penayangan Live Lamaran Aurel-Atta untuk Publik

Aisyah Isyana - 16/03/2021 13:28

Beritacenter.COM - Penayangan prosesi lamaran artis Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar yang disiarkan langsung oleh RCTI, Sabtu (13/3) lalu, menuai polimik dan kritikan dari publik. Komisi PenyiaIndonesia (KPI) turut menyayangkan langkah RCTI yang menayangkan acara itu secara live di frekuensi publik.

“Kami pada prinsipnya menyayangkan penggunaan frekuensi untuk kepentingan penayangan yang seperti itu, yang tidak berpihak pada publik,” ujar Wakil Ketua sekaligus Anggota Bidang Pengawasan Isi Siaran KPI, Mulyo Hadi Purnomo, Senin (15/3/2021).

Baca juga :

Mulyo menyebut frekurndi publik seharusnya dapat digunakan dengan lebih bijak lagi. Dalam hal ini, dia menyebut publik berhak mendapat tayangan yang lebih bermanfaat.

“Karena frekuensi itu, kan, sebetulnya milik publik yang pengaturannya dilakukan oleh pemerintah, menilai dari sisi pemanfaatannya juga tidak terlalu tinggi untuk kemudian bisa memberikan manfaat pada masyarakat secara umum,” tukasnya.

“Kalau sekadar informasi ada pertunangan, pernikahan, bisa dilakukan tanpa harus melakukan live dalam durasi yang sangat panjang itu,” lanjut Mulyo.

Mulyo menyebut penayangan itu memiliki kecenderungan melakukan pelanggaran perturan terkait penyiaran. Kendati begitu, Mulyo masih belum berspekulasi terkait kemungkinan adanya sanksi yang diberikan ke pihak stasiun televisi, atau dalam hal ini RCTI.

“Kalau melihat objek yang disiarkan itu sebetulnya punya kecenderungan melanggar undang-undang dan P3SPS,” ucap Mulyo

Namun, Mulyo menyebut jika KPI sebelumnya juga telah menjatuhkan sanksi pada program serupa. Untuk itu, Mulyo mengaku meyayangkan hal ini tidak dijadikan pembelajaran bagi RCTI selaku stasiun televisi yang menyiarkan acara lamaran dan rangkaian pernikahan Aurel dan Atta.

“Saya menyayangkan karena RCTI tidak melihat riwayat sanksi yang pernah dijatuhkan terhadap konten yang serupa. Proses tetap dijalankan oleh KPI terhadap konten yang sudah ditayangkan, yakni lamaran dan rencana yang belum tayang,” pungkasnya




Berita Lainnya

Waduh! Aa Gym Kembali Gugat Cerai Teh Ninih

11/06/2021 12:22 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA