Monday, 12 Apr 2021
Temukan Kami di :
Internasional

Negara di Eropa Ramai-Ramai Hentikan Penggunaan Vaksin AstraZeneca, Ada Apa?

Anas Baidowi - 16/03/2021 02:25 Ilustrasi

Beritacenter.COM - Tiga negara maju di Eropa menghentikan sementara penggunaan vaksin Covid-19 AstraZeneca. Tiga negara tersebut yakni Prancis, Jerman dan Italia.

Presiden Prancis, Emmanuel Macron memutuskan untuk menangguhkan vaksinasi menggunakan vaksin AstraZeneca pada Senin waktu setempat. Macron menyebut, pihaknya akan menunggu tinjauan keamanan vaksin tersebut dari European Medicines Agency (EMA).

"Keputusan telah dibuat... untuk menangguhkan penggunaan vaksin AstraZeneca sebagai tindakan pencegahan, berharap kami dapat melanjutkannya vaksinasi dengan cepat jika keputusan EMA mengizinkannya," kata Macron dalam konferensi pers, menambahkan bahwa pengumuman oleh EMA diharapkan pada Selasa sore seperti dilansir AFP, Selasa (16/3/2021).

"Kami memiliki panduan sederhana, untuk diinformasikan oleh ilmu pengetahuan dan otoritas kesehatan yang kompeten dan melakukannya sebagai bagian dari strategi Eropa," katanya.

Dia mengatakan penangguhan itu dinilai efektif, sampai EMA menyampaikan pendapatnya dari hasil peninjauan pada Selasa (16/3) sore waktu setempat.

Sementara itu, Keputusan yang sama juga diambil negara Jerman setelah melaporkan insiden pembekuan darah di Eropa. Otoritas Jerman mengatakan bahwa perlu dilakukan pemeriksaan lebih dalam terkait keamanan vaksin AstraZeneca.

"Setelah laporan baru tentang trombosis pembuluh darah otak sehubungan dengan vaksinasi di Jerman dan Eropa, PEI menganggap penyelidikan lebih lanjut diperlukan," kata Menteri Kesehatan Jerman Jens Spahn.

"European Medicines Agency EMA akan memutuskan apakah dan bagaimana temuan baru akan mempengaruhi persetujuan vaksin," tambahnya.

Jens Spahn mengatakan bahwa tujuh kasus trombosis vena serebral telah dilaporkan termasuk risiko yang sangat rendah jika dibandingkan dengan 1,6 juta vaksin AstraZeneca yang sudah diberikan kepada rakyat di negara itu.

"Keputusan hari ini adalah tindakan pencegahan murni," kata Spahn, menambahkan bahwa ia berharap regulator obat-obatan UE EMA akan memberikan panduan dalam seminggu setelah memeriksa kasus-kasus tersebut.

Tak hanya Prancis dan Jerman, Italia juga bergabung dengan negara Eropa yang menangguhkan penggunaan vaksin AstraZeneca. Keputusan badan obat-obatan Italia, AIFA diambil setelah menggelar diskusi dengan Menteri Kesehatan Roberto Speranza dan para menteri di Jerman, Prancis dan Spanyol.

"Pilihan yang dibuat dan dibagikan hari ini oleh negara-negara utama Eropa di AstraZeneca telah diambil murni sebagai tindakan pencegahan menunggu pertemuan menentukan berikutnya dari Badan Obat Eropa," kata Speranza dalam keterangannya.

"Kami yakin bahwa badan Eropa dalam beberapa jam ke depan akan dapat mengklarifikasi masalah ini secara pasti," tambahnya.

Beberapa negara Eropa, termasuk Irlandia dan Belanda, juga ikut menangguhkan vaksinasi COVID-19 yang dikembangkan bersama dengan Universitas Oxford itu.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA