Monday, 12 Apr 2021
Temukan Kami di :
Internasional

Kabar Temuan Gunung Emas di Kongo Viral di Medsos, Begini Faktanya

Anas Baidowi - 12/03/2021 16:46 Ilustrasi

Beritacenter.COM - Video mengena temuan gunung emas di Kongo menggemparkan jagad media sosial. Dalam video tersebut, terlihat banyak desa di provinsi Kivu Selatan, Kongo, beramai ramai mencari emas dengan menggunakan sekop, bahkan ada juga yang memakai tangan kosong.

video lainnya menunjukkan penduduk setempat membersihkan tanah yang menempel pada emas dan mengumpulkannya di wadah lain.

"Sebuah video dari Republik Kongo mendokumentasikan kejutan terbesar bagi beberapa penduduk desa di negara ini, ketika seluruh gunung yang dipenuhi dengan emas ditemukan! Mereka menggali tanah untuk menemukan emas dan membawanya ke rumah mereka untuk membersihkan kotoran dan mengekstraksi emasnya," kata Ahmad Algohbary, seorang jurnalis lepas yang membagikan video viral itu di Twitter.

Baca juga: 

Pemerintah Kongo kemudian melarang aktivitas penambangan di provinsi Kivu Selatan usai video itu viral. Hal ini karena demam emas di provinsi tersebut memancing ribuan penggali untuk berdatangan ke lokasi tersebut.

Pejabat Pertambangan Kivu Selatan, Venant Burume Muhigirwa mengkonfirmasi bahwa penemuan bijih kaya emas di wilayah Luhihi pada akhir Februari lalu telah menyebabkan demam emas, sehingga memberi tekanan pada desa kecil yang terletak 50 kilometer dari ibu kota provinsi, Bukavu.

Penambangan subsisten - mengekstraksi mineral dengan peralatan yang belum sempurna - adalah hal yang umum di seluruh Republik Demokratik Kongo, dan penambangan emas "artisanal" tersebar luas di bagian timur dan timur laut negara penghasil emas itu.

Muhigirwa mengatakan penghentian sementara kegiatan penambangan di daerah tersebut akan memungkinkan pihak berwenang untuk mengidentifikasi penambang artisanal serta memastikan mereka terdaftar dengan benar di regulator pertambangan.

"Kehadiran FARDC di lokasi tambang - dilarang di bawah kode penambangan Kongo - berkontribusi pada "kekacauan" di Luhihi. Ketertiban harus ditegakkan kembali dalam kegiatan pertambangan di Luhihi "tidak hanya untuk melindungi kehidupan tetapi juga untuk memastikan pencarian emas yang diproduksi sesuai dengan hukum Kongo," demikian keputusan yang dikeluarkan Menteri Pertambangan.

Tahun lalu, Kelompok Ahli Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan bahwa provinsi Kivu Utara, Kivu Selatan dan Ituri melaporkan produksi resmi lebih dari 60 kilogram emas artisanal pada 2019, tapi kenyataannya mengekspor lebih dari 70 kg, menunjukkan produksi yang tidak dilaporkan secara besar-besaran.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA