Friday, 30 Jul 2021
Temukan Kami di :
Internasional

China Bantu Indonesia Jadi Pusat Vaksin COVID-19 Untuk Negara-negara ASEAN

Aisyah Isyana - 08/03/2021 08:30

Beritacenter.COM - Menteri Luar Negeri (Menlu) China Wang Yi memastikan komitmen pihaknya untuk membantu Indonesia menjadi pusat produksi vaksin virus Corona (COVID-19). China membuat RI menjadi pusat produksi vaksin di kawasan Asia Tenggara.

"China sudah mengirimkan vaksin COVID-19 kepada negara-negara ASEAN dan membantu Indonesia menjadi pusat vaksin yang bisa memenuhi kebutuhan negara-negara ASEAN," katanya dalam jumpa pers yang digelar di sela-sela Sidang Parlemen China di Beijing pada Minggu (7/3) waktu setempat, seperti dilansir dari Antara, Senin (8/3/2021).

Baca juga :

Dalam hal ini, Wang menyebut China dan ASEAN telah membangun hubungan strategis dan menjadi mitra dialog selama 30 tahun. Menurutnya, China dan ASEAN telah membangun konsep bersama tentang solidaritas dan saling membatu mencapai tujuan dan visi bersama.

"Konfusius berkata, pada usia 30 tahun seseorang sudah bisa hidup mandiri. Setelah 30 tahun, China-ASEAN telah membangun konsep bersama tentang solidaritas, saling membantu, dan setara untuk mencapai tujuan dan visi bersama menghadapi masa depan yang lebih cerah," kata Wang yang juga anggota Dewan Negara tersebut.

Menurutnya, Presiden Xi Jinping pada tahun lalu untuk pertama kalinya menghadiri China-ASEAN Expo. Selanjutnya, Perdana Menteri Li Keqiang yang menghadiri pertemuan para pemimpin China-ASEAN.

"Ini menunjukkan bahwa China sangat mementingkan kerja sama China-ASEAN dan mendukung posisi sentral ASEAN. Oleh sebab itu, kami bersedia bekerja sama membangun masa depan yang lebih baik hingga 30 tahun mendatang," ujarnya.

Wang menyebut. kali pertamanya ASEAN telah menjadi mitra dagang terbersar China pada tahun lalu. Menurutnya, hal itu juga mengungguli posisi Uni Eropa dan Amerika Serikat.

"Kami akan mempererat kerja sama dengan ASEAN yang saling menguntungkan lagi. Pola pembangunan baru akan disesuaikan dengan Kerangka Kerja Pemulihan Ekonomi Komperehensif ASEAN agar implementasi RCEP (Kemitraan Ekonomi Komperehensif Regional) lebih efektif lagi," kata Wang.

Wang juga menyinggung isu Laut China Selatan saat bertemu ratusan awak media domestik dan asing melalui video streaming di Media Center China. Dalam hal ini, Wang memastikan untuk mempercepat konsultasi soal kode etik laut China Selatan.

"Kami akan memperkuat kerja sama dengan ASEAN untuk mengatasi hambatan-hambatan dan mempercepat konsultasi Kode Etik Laut China Selatan, secara aktif melaksanakan kerja sama maritim demi terpeliharanya perdamaian dan stabilitas kawasan dalam jangka panjang," ujarnya.




Berita Lainnya

Ledakan Hebat Guncang Kawasan Industri Kimia

27/07/2021 17:40 - Baharuddin Kamal
Kemukakan Pendapat


BOLA