Friday, 24 Sep 2021
Temukan Kami di :
News

Bicara soal KLB Demokrat, Mahfud MD Singgung Sikap Pemerintahan Era SBY

Anas Baidowi - 06/03/2021 15:02 Menko Polhukam, Mahfud MD

Beritacenter.COM - Menko Polhukam, Mahfud MD buka suara soal kisruh terkait KLB Partai Demokrat. Menurutnya, hal itu merupakan persoalan internal partai. Untuk itu pemerintah tidak bisa ikut campur mengenai KLB yang berlangsung di Deli Serdang, Sumatera Utara itu.

Mahfud mengatakan, hal itu berdasarkan pada Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

"Sesuai UU 9/98 Pemerintah tak bisa melarang atau mendorong kegiatan yang mengatasnamakan kader Partai Demokrat di Deliserdang," kata Mahfud melalui akun Twitter resminya, @mohmahfudmd, seperti dilihat Beritacenter.COM, Sabtu (6/3/2021).

Baca juga: 

Mahfud kemudian mencontohkan sikap pemerintahan di era kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait persoalan internal PKB versi Parung dan Ancol. Mahfud menyampaikan pemerintah saat itu juga tidak dapat ikut campur karena persoalan itu menyangkut urusan internal PKB.

"Sama juga dengan sikap Pemerintahan Pak SBY ketika (2008) tidak melakukan pelarangan saat ada PKB versi Parung (Gus Dur) dan versi Ancol (Cak Imin). Alasannya, itu urusan internal parpol," ujarnya.

Lebih lanjut Mahfud menyampaikan acara yang diklaim sebagai KLB Demokrat kemarin merupakan masalah internal PD. Pemerintah, kata Mahfud, juga belum menerima laporan atau permintaan legalitas hukum baru dari PD.

"Bagi Pemerintah sekarang, ini peristiwa Deliserdang merupakan masalah internal PD. Bukan (minimal belum) menjadi masalah hukum. Sebab belum ada laporan atau permintaan legalitas hukum baru kepada Pemerintah dari Partai Demokrat. Pemerintah sekarang hanya menangani sudut keamanan, bukan legalitas Partai," ujarnya.

Diketahui, acara yang diklaim KLB Demokrat ini sebelumnya digelar di The Hill Hotel and Resort, Deli Serdang, Sumatera Utara, sejak Jumat (5/3) siang. Kongres itu memutuskan Kepala KSP Moeldoko sebagai Ketua Umum PD.

 




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA