Friday, 16 Apr 2021
Temukan Kami di :
Ekonomi

KKP Siapkan Sistem Ketertelusuran Produk Kelautan dan Perikanan, Ini Tujuannya

Lukman Salasi - 05/03/2021 14:33

FOKUS : KKP

BeritaCenter.COM – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) tengah menyiapkan sistem ketertelusuran (traceability) produk kelautan dan perikanan.

Kepala BKIPM, Rina mengungkapkan, sistem ketertelusuran disusun untuk menjawab tiga persoalan. Pertama, untuk memberikan tanggapan/tindakan terhadap risiko potensial yang dapat timbul dari pangan atau pakan.

"Muaranya untuk menjamin bahwa semua produk pangan aman bagi konsumsi masyarakat," kata Rina di Jakarta, Rabu (3/3/2021).

Kedua, sistem ketertelusuran diperlukan oleh otoritas kompeten atau pelaku usaha pangan guna mengidentifikasi suatu risiko dalam penelusuran akar masalah.

“Dengan begitu, mereka dapat mengisolasi masalah dan mencegah produk yang terkontaminasi mencapai konsumen,” ujar Rina.

"Terakhir, untuk menarik produk yang menjadi target sehingga mengurangi risiko kerugian dalam perdagangan," sambungnya.

Sistem ketertelusuran, kata Rina, sejalan dengan regulasi internasional seperti Codex Alimentarius Commission Guideline (CAC/GL) 60-2006 yang bertujuan sebagai perlindungan konsumen terhadap bahaya yang ditularkan melalui makanan (food borne hazards). Selain itu, traceability juga berperan dalam penelusuran praktek penipuan pada perdagangan sekaligus memfasilitasi perdagangan (khususnya keakuratan deskripsi produk).

Tak hanya itu, berdasarkan International Organization for Standardization (ISO) 22005/2007, penggunaan traceability untuk mendukung mutu dan keamanan pangan, memenuhi spesifikasi konsumen, menentukan sejarah atau asal-usul produk serta memfasilitasi penarikan produk.

"Traceability ini juga mengidentifikasi tanggung jawab organisasi dalam rantai pakan dan pangan dan memfasilitasi verifikasi informasi yang spesifik terkait produk," urainya.




Berita Lainnya

Ramadhan Bulan Gotong-Royong

15/04/2021 15:37 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA