Friday, 16 Apr 2021
Temukan Kami di :
Kriminal

Pimpinan Geng Lukai Polisi di Menteng Dibekuk, Punya IG Buat Konten Ajakan Perang!

Itu isinya video pernyataan ajakan aksi, ngajak perang, berantem. Kirim video-video sajam. Ngirim-ngirim situasi yang mencekam 'ini kami sudah siap'. Nah, seperti itu

Aisyah Isyana - 03/03/2021 22:25

Beritacenter.COM - Pimpinan geng motor 'Enjoi MBR', yakni RD (22) dan LO (21), para pelaku yang melukai Aiptu Dwi Handoko di Menteng, Jakarta Pusat, berhasil dibekuk polisi. Geng motor ini diketahui memiliki akun Instagram dengan pengikut sebanyak 2 ribu lebih orang.

"Itu 2.244 itulah pengikutnya. Sekarang dia (akunnya) udah berubah ke akun baru," ujar Kapolsek Menteng AKBP Iver Son Manossoh ketika ditemui wartawan di Polsek Menteng, Jakpus, Rabu (3/3/2021).

Baca juga :

Saat ini, akun itu telah dihapus dari Instagram. Meski begitu, polisi sebelumnya telah memantau akun Instagram geng motor itu yang sarat muatan ajakan tawuran.

"Itu isinya video pernyataan ajakan aksi, ngajak perang, berantem. Kirim video-video sajam. Ngirim-ngirim situasi yang mencekam 'ini kami sudah siap'. Nah, seperti itu," ucap Iver.

Menurutnya, akun IG geng motor itu hanya berisi konten ajakan untuk tawuran. "Nakuti 'kau berani, mana'. Nantang lah 'kamu kalau berani keluar, kita mau jalan ini'. Nah, kayak gitu bentuk-bentuk videonya. 'Kamu di mana' kalau lawannya respons 'saya di Menteng di jalan itu'," kata Iver.

Iver mengatakan, para pelaku kerap mencarai lawan untuk tawuran, salah satunya dengan mencari acak saat konvoi di jalan raya. "Pertama dia mobile, cari orang yang udah pemain jalanan. Jadi kalau ketemu pasti dihajar. Atau, respons dari sebelahnya. Medsos orang respons 'ooo iya kita tunggu'," tutur Iver.

Parahnya, Iver menyebut geng motor ini tak segan untuk melukai korbannya, dan memang sudah berniat melukai orang. Mereka seperti memiliki kebanggaan tersendiri jika berhasil melukai para korbannya.

"Intinya mereka melukai, jadi ada kebanggaan lah. Nah setelah itu di video dikirim di situ (akun Instagram mereka). Kejadian yang mencekam itu mereka senang upload di situ. Jadi dia makin bangga kalau video kekerasan di-posting di situ. Mereka jagoan lah gitu," tuturnya.

Sekedar diketahui, polisi telah meringkus pimpinan geng motor RD (22) dan LO (21) dibekuk di kawasan Muara Baru, Jakarta Utara. Keduanya akan dijerat Pasal 2 ayat 1 UU Darurat 1951 tentang Senjata Tajam juncto Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Penangkapan terhadap keduanya dilakukan polisi lantaran para pelaku telah melukai salah satu anggota yang hendak membubarkan mereka saat mencari lawan. Mereka bahkan juga mempersenjatai dir dengan senjata tajam saat berkeliling kota mencari lawan.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA