Friday, 16 Apr 2021
Temukan Kami di :
Kriminal

Anggota Polisi Kena Sabetan Celurit saat Bubarkan Kawanan Geng Motor di Menteng

Aisyah Isyana - 03/03/2021 20:45

Beritacenter.COM - Anggota polisi dilaporkan terluka saat melakukan pembubaran terhadap kawanan geng motor di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Anggota Polsek Menteng bernama Aiptu Dwi Handoko itu terluka akibat sabetan senjata tajam milik anggota geng motor.

Handoko menyebut anggota geng motor yang menyerangnya itu hendak mencari lawan. Aksi brutal kawanan geng motor itu terjadi di RW 03 Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat, sekira pukul 04.30 WIB, Minggu (28/2) lalu.

Baca juga :

"Jadi anggota melerai gerombolan geng motor datang dari arah Matraman. Kira-kira 25 motor berboncengan, bawa senjata tajam mereka," ujar Kapolsek Menteng Kompol Iver Son Manossoh saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (3/3/2021).

Iver menyebut kawanan geng motor itu hendak mencari lawan dan sempat mengunggah video mereka di media sosial. Polisi yang bergerak cepat melakukan pencegahan dengan mendatangi lokasi kejadian.

"Mereka punya medsos, ngirim video, nantang-nantang, untuk melakukan aksi geng motor, cari lawanlah. Nah belum sempat bertemu lawan kita sudah antisipasi. Kemudian anggota melerai aksi mereka dan terkena sabetan senjata sajam, celurit," ucap Iver.

Guna mencegah hal yang tak diinginkan terjadi, satu regu atau 9 personel anggota Polsek Menteng dikerahkan ke TKP. Nahasnya, upaya polisi untuk membubarkan geng motor itu malah mendapat perlawanan. Para pelaku malah balik menyerang dengan senjata tajam dan membuat seorang anggota polisi terluka.

"(Luka) di jari-jari, nggak begitu parah sih lukanya. Di jari, karena mengamankan senjata tajam yang dibawa oleh salah satu pimpinan gerombolan itu, pimpinan geng motor. Kemudian mereka sempat kecepatan tinggi dan diamankanlah senjatanya ini lalu melukai anggota," kata Iver.

Saat ini, kasus penyerang terhadap anggota itu masih dalam penyelidikan polisi. Jajaran Polsek Menteng juga tengah mendalami kelompok geng motor bersajam yang menyerang petugas tersebut.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA