Tuesday, 18 Jan 2022
Temukan Kami di :
News

BMKG Beri Peringatan Dini Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Perairan Indonesia

Anas Baidowi - 01/03/2021 16:30 Ilustrasi

Beritacenter.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini terkait adanya gelombang tinggi hingga 4 meter yang diprediksi akan menerjang sejumlah perairan di Indonesia pada 1-2 Maret 2021.

“Terdapat Siklon Tropis Marian di Samudra Hindia barat daya Lampung, yang berdampak pada ketinggian gelombang di Samudra Hindia barat daya Lampung dan selatan Banten,” ujar Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo di Jakarta, Senin (1/3/2021).

Gelombang tinggi sekitar 2,5-4 meter berpotensi terjadi di beberapa perairan, diantaranya perairan barat Pulau Enggano, perairan barat Lampung, Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai - Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten - Lombok, Selat Bali - Lombok - Alas bagian selatan, dan Samudra Hindia selatan Banten hingga Nusa Tenggara Barat.

Smentara gelombang setinggi 1,25-2,5 meter berpeluang terjadi di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh, perairan barat Simeuleu - Kepulauan Mentawai, perairan barat Bengkulu, Samudra Hindia barat Aceh - Kepulauan Nias, perairan selatan Sumbawa - Pulau Sawu, Selat Sumba bagian barat, Selat Sape bagian selatan.

Kemudian juga berpotensi terjadi di perairan Kupang - Pulau Rotte, Laut Sawu, Samudra Hindia selatan Pulau Sumba - Pulau Rote, Laut Banda, Perairan Kepulauan Letti - Kepulauan Tanimbar, Laut Arafuru, perairan Yos Sudarso - Merauke, Laut Sulawesi bagian timur, perairan utara Kepulauan Sangihe - Kepulauan Talaud, perairan utara dan timur Halmahera, Laut Maluku, Laut Halmahera, perairan utara Papua Barat - Papua, dan Samudra Pasifik utara Halmahera - Papua.

EKo mengatakan, gelombang tinggi ini dipengaruhi oleh pola angin di wilayah Indonesia bagian utara yang pada umumnya bergerak dari barat laut - timur laut dengan kecepatan angin berkisar 5-20 knot.




Berita Lainnya

Oknum PNS Joget Miras Terancam Diberhentikan

17/01/2022 13:58 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA