Monday, 10 May 2021
Temukan Kami di :
Opini

Ahli Silat Kata

Indah Pratiwi Budi - 25/02/2021 13:37 Oleh : Hengky Irawan

Ia yg Pidato ditengah yang lain sedang kerja kerja kerja.

Bukan lantaran kemampuan merapalkan kata kata mAnies, tetapi ketidakmampuan mengeksekusi kata kata mAniesnya sendiri. Setelah menangkan pilkada kurusetra ala zaman jahiliyyah penuh intrik isu identitas, isue nyerempet perbedaan sunatullah manusia yg diciptakan Tuhan yg Maha Esa bersuku suku berbangsa bangsa agar manusia saling mengenal dan membangun toleransi kasih sayang, tetapi elo malah menikmati cara bar bar menonjolkan serta memojokan lawan dgn isue kebencian sara, memaksa situasi jadi vivere pericolosamente. lalu begini jadinya... siapa yg menabur angin ia yg menuai badai...

Jakarta tidak bisa dibangun dengan retorika dan kembang kertas. Karena ketidak becusan meñgeksekusi janji kampanye yg penuh bualan, Apakah lantas gw harus sebut elo pinokio terus bikin meme hidung elo panjang ditulisi pembohong huruf kapital tebal getoh? Hey gw gak kayak elo ya plis deh.

Gw cuma kasihan dgn ketidak becusannya, kemampuannya bersilat lidah 1001 alasan, kenyataannya 0 besar, petugas pemda warna oranye, merah, kuning, biru yang dulu hadir layani warga Jakarta elo hilangkan tanpa jejak, malah elo cat warna warni kolong jembatan dan genteng warga yg gak ngefek apa apa, tolong bedakan antara keinginan dgn kebutuhan, kebijakan bagus sebelumnya bukan diteruskan malah di nafikan dengan rutinitas birokratis, gonta ganti pake istilah elo sendiri.

Normalisasi elo bilang naturalisasi, air dialirkan lancar ke laut dan resapan elo bilang disuruh masuk ketanah aja, rumah susun elo bilang rumah lapis, rumah susun sewa sederhana elo bilang dp 0%, proyek mercusuar mau jadikan bilangan jalan merdeka jadi sirkuit GP dll semua nihil omong besar, ok oc gak ada apa apanya, gak kerja apa apa, sibuk pencitraan lewat kata kata bukan kerja kerja..

Paling menyakitkan transparansi kerja dan penggunaan anggaran belanja daerah elo tutup tutupi lagi, warga elo banjiri kata kata mAnies dan berbuah banjir betulan dimusim penghujan, korban jiwa harta benda dan imateri yg sangat banyak rakyat derita, apakah lantas gw sebut elo PKI, kuminis, atau non muslim getoh? Kalo yg sebelumnya di pojokan krn etnisnya minoritasnya apa gw mesti pojokin elo pakai etnis juga dll getoh? Hey gak lah .. gw konsisten nilai elo dari ketidak becusan mengeksekusi kata kata elo sendiri.

Hellooww

Kebanggan elo nanti paling cuma stadion (lagi lagi eksklusive) persija di kemayoran. Kapan belajarmu, kapan kapokmu sih

Dari saya warga Jakarta langganan banjir tahunan (ngerasain gak banjir masuk rumah pas zaman ahok )

Sumber : Status Facebook Hengky Irawan




Berita Lainnya

Kisruh antara Bobby dan Edy di Sumut

08/05/2021 15:15 - Indah Pratiwi

Cerita Professor Ngambekan

08/05/2021 14:15 - Indah Pratiwi

GIGIH DAN BRANI !

08/05/2021 11:10 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA