Sunday, 20 Jun 2021
Temukan Kami di :
News

Komisi III Apresiasi Peringatan Virtual Police ke Akun Penyebar Hoax, Terobosan Cerdas Polri!

Saya sangat setuju langkah-langkah persuasif yang dilakukan Polri dalam rangka mereduksi kegaduhan. Terobosan-terobosan persuasif nan cerdas

Aisyah Isyana - 25/02/2021 11:52

Beritacenter.COM - Ketua Komisi III DPR RI Herman Hery mengapresiasi terobosan Polri dalam mengirimkan peringatan virtual ke sejumlah akun media sosial, guna mencegah penyebaran konten yang berpotensi tindak pidana dan hoax.

"Saya sangat setuju langkah-langkah persuasif yang dilakukan Polri dalam rangka mereduksi kegaduhan," kata Herman kepada wartawan, Rabu (24/2/2021).

Herman menilai, terobosan Polri soal peringatan virtual meruapakan langkah yang cerdas dan baik. "Terobosan-terobosan persuasif nan cerdas," ujar Herman.

Baca juga :

Dia menilai, prinsip hukum di Indonesia bukanlah memenjarakan orang sebanyaknya-banyaknya. Melainkan, meminimalisir kejahat dan pelaku kejahatan. Untuk itu, Herman mengaku sepakat jika peringatan virtual ini juga diterapkan ke aplikasi perpesanan.

"Setuju juga, intinya adalah pencegahan, reduksi kegaduhan yang tidak perlu," jelas Herman.

Sekedar diketahui, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mulai mengirimkan peringatan virtual ke sejumlah akun media sosial yang mengungah konten yang berpotensi tindak pidana. Hal itu dilakukan guna mewujudkan Polri humanis yang mengedepankan pencegahan, penyebaran hoax dan ujaran kebencian, ketimbang melakukan penindakan.

"Per 24 Februari 2021 sudah dikirimkan melalui DM (direct message) sebanyak 12 peringatan virtual polisi kepada akun medsos. Artinya kita sudah mulai jalan," kata Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Slamet Uliandi kepada wartawan, Rabu (24/2/2021).

Nantinya, Dittipidsiber setiap harinya akan melakukan patroli siber di medsos guna mengawasi konten-konten yang terindikasi hoax. Patroli siber akan dilakukan di berbagai platform media sosial seperti di Facebook, Twitter, dan Instagram.

Jika ditemukan adana konten yang berpotensi tindak pidana, maka tim patorli siber akan segera mengirimkan peringatan melalui DM. Tim akan menyampaikan pesan soal konten yang dinilai mengandung pelanggaran atau hoax. Peringatan itu akan dikirimkan dua kali dan dalam waktu 1x24 jam konten itu harus diturunkan.

Peringatan kedua akan diberikan jika positingan yang diduga melanggar tak kunjung diturunkan oleh pemilik akun. Namun, jika peringatan kedua juga tak kunjung digubris, maka akan segera ditingkatkan ke tahap pemanggilan untuk klarifikasi.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA