Thursday, 13 May 2021
Temukan Kami di :
News

PKS soal Vaksinasi di Tanah Abang Dibubarkan : Harus Dievaluasi, Harus Sesuai Prokes

Menurut kami kejadian itu harus dievaluasi oleh pelaksana. Tentunya harus dengan mekanisme yang sesuai dengan protokol kesehatan

Aisyah Isyana - 24/02/2021 09:46

Beritacenter.COM - Polisi melakukan menghentikan kegiatan vaksinasi COVID-19 ke pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, lantaran berimbas terjadinya kerumunan. Menanggapi hal itu, Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta meminta agar proses vaksinasi dapat dievaluasi.

"Menurut kami kejadian itu harus dievaluasi oleh pelaksana. Tentunya harus dengan mekanisme yang sesuai dengan protokol kesehatan," ujar Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Ahmad Yani kepada wartawan, Rabu (24/2/2021).

Baca juga :

Kedepannya, dia berharap pelaksanaan vaksinasi yang menarik antusiasme para pedagang juga dapat diimbangi dengan protokol kesehatan yang ketat. Yani juga meminta agar para pedagang dapat diberikan informasi soal vaksinasi.

"Vaksinasi bukanlah suntik kebal terhadap virus COVID-19. Ini yang harus diinformasikan dengan cermat ke masyarakat agar tidak terjadi salah tafsir. Bahwa setelah vaksin COVID-19 ini diberikan maka seseorang menjadi kebal terhadap COVID-19, ini adalah pemahaman yang keliru," ujarnya.

"Dengan demikian, masyarakat bisa terinformasikan dengan baik dalam proses vaksinasi dan juga tetap menjalankan protokol kesehatan walaupun sudah mengikuti vaksinasi," sambungnya.

Kedepannya, dia mengimbau semua pihak agar turut bertanggung jawab dalam mensukseskan program vaksinasi COVID-19. Yani meminta agar protokol kesehatan dapat lebih diperhatikan lagi dalam pelaksanaan vaksinasi.

"Kami mengapresiasi pihak kepolisian yang dengan tegas menghentikan kegiatan tersebut karena melihat adanya potensi kerumunan yang justru bisa menimbulkan masalah, terutama dalam kondisi pandemi seperti sekarang ini," imbuhnya.

Sekedar diketahui, polisi sebelumnya menghentikan proses vaksinasi virus Corona terhadap para pedagang di Pasar Tanah Abang. Adapun langkah itu diambil setelah petugas mendapati terjadinya kerumunan di lokasi.

"Iya saya hentikan memang. Kami Satgas COVID Kecamatan Tanah Abang menghentikan karena antrean pedagang membeludak sehingga kita hentikan vaksin hari ini. Tidak bisa dibendung lagi dan tidak sesuai prokes (protokol kesehatan)," kata Kapolsek Metro Tanah Abang Kompol Singgih Hermawan saat dihubungi detikcom, Senin (23/2).




Berita Lainnya

Gempa 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Utara

12/05/2021 23:30 - Baharuddin Kamal
Kemukakan Pendapat


BOLA