Wednesday, 19 May 2021
Temukan Kami di :
News

Dibubarkan Karena Berkerumun, Wagub Minta Vaksinasi di Tanah Abang Diatur Ulang

Anas Baidowi - 23/02/2021 23:08 Vaksinasi Covid-19 di Pasar Tanah Abang

Beritacenter.COM - Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat pada hari ini Selasa (23/2) tak berjalan lancar. Pasalnya, vaksinasi harus dihentikan lantaran adanya antrean panjang sehingga menimbulkan kerumunan.

"Dalam prosesnya tadi, sebanyak 500 (orang) tidak diatur sedemikian sehingga terjadi kerumunan, lalu Kapolsek membubarkan kerumunan agar diatur kembali," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Selasa (23/2/2021).

Riza pun meminta panitia penyelenggara vaksinasi Covid-19 di Pasar Tanah Abang agar mengatur secara teknis dan detail.

"Umpamanya, kedatangan calon yang akan menerima vaksin itu diatur jamnya. Jangan sekadar dibagikan kupon hari dan tanggalnya saja. Tapi jam diatur, umpamanya jam 8-9 jam 9-10 sehingga tidak terjadi kerumunan," ujarnya.

Riza mengapresiasi kinerja Kapolsek Metro Tanah Abang Kompol Singgih Hermawan terkait pembubaran tersebut. Ia meminta semua pihak untuk bersama memperbaiki kasus tersebut.

"Apa yang dilakukan kapolsek dan jajaran sangat baik dan menjadi pembelajaran bagi semua dalam rangka pelaksanaan vaksin agar tetap mengatur sedemikian pelaksanaannya sesuai dengan protokol kesehatan," ungkapnya.

"Ini masalah teknis yang sederhana, tapi tidak boleh dianggap enteng, membagikan kupon harus diatur kapasitasnya, jumlahnya, waktunya, dibagi, tidak jam buka sampai jam tutup. Tapi dibagi berapa gelombang dan sebagainya," tambahnya.

Penjadwalan ulang pelaksanaan vaksin nantinya akan dilakukan, jika tidak ada kendala akan dilakukan esok hari. Meski begitu, Riza meminta para warga untuk sabar karena vaksin akan diberikan secara merata.

"Ya sabar dong, kan ada 10 ribu lebih. Jumlahnya banyak sekali, total sementara diperkirakan 300 ribu se-Jakarta pedagang. Enggak bisa semua. Sekarang kan animo masyarakat sangat tinggi," katanya.

"Sekarang ini kan animo masyarakat itu samgyat tinggi terhadap vaksin sehingga ada vaksin di Tanah Abang, banyak juga yang ingin, tapi kan tidak bisa. Kita sudah mengatur ya, pada saatnya pedagang di tempat lain akan mendapatkan giliran," pungkasnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA