Saturday, 06 Mar 2021
Temukan Kami di :
News

Soal Potensi Hujan 23-24 Februari, PKB Minta Pemprov DKI Optimalkan Pengerukan Sungai

Aisyah Isyana - 23/02/2021 10:51

Beritacenter.COM - Fraksi PKB-PPP DPRD DKI Jakarta meminta agar Pemprov DKI dapat lebih mengoptimalkan pengerukan sungai guna mengantisipasi banjir. Mengingat BMKG telah mengelurakan peringatan dini hujan di wilayah Jabodetabek pada 23-24 Februari 2021.

"Memang Jakarta itu tak bisa lepas dari banjir, karena satu posisi Jakarta itu kan seperti mangkok. Seharusnya persiapan itu bukan dadakan. Seharusnya pas musim panas itu, sudah menyiapkan, sudah mengantisipasi banjir, ini kan permasalahan persiapan menurut saya andaikata besok hujan lebat itu pengerukan kali harus lebih dioptimalkan, digencarkan-lah," kata Ketua Fraksi PKB-PPP DPRD DKI Jakarta Hasbiallah Ilyas, Senin (22/2/2021).

Baca juga :

Dalam hal ini, Hasbiallah menilai jika banjir terjadi disebabkan karena banyaknya sungai yang dangkal. Dia mencontohkan pendangkalan yang terjadi di Banjir Kanal Timur (BKT).

"Kalau yang dadakan ini, dua hari ini sekarang yang wilayah itu (rawan banjir) harus digali (sungai), diadakan pengerukan kali. Bagaimana kita sekarang melakukan pengerukan. Silakan cek, kali Banjir Kanal Timur itu dari mulai Cakung sampai kebuang ke laut, Rorotan terus sampai ke Marunda itu sekarang kali itu ditanami tumbuhan, gimana nggak mau banjir. Sekarang ditanami pohon kangkung, pohon pepaya," kata dia.

Untuk itu, Hasbiallah berharap agar Pemprov DKI dapat segera melakukan pengerukan sungai dalam dua hari kedepan. Menurutnya, pengerukan terhadap sungai yang sudah mulai dangkal itu merupakan salah upaya pencegahan terjadinya banjir.

"Dua hari ke depan maksimalin (pengerukan). Saya sudah beberapa kali itu, kali-kali tolong dikeruk sama dinas terkait. Tapi tidak ada respons bagaimana lagi. Kalau pengerukan ada, saya yakin pengerukan dua hari dimaksimalin siang-malam, pemda mampu untuk itu, dikerahkan, banjir tidak lebih dari 3 jam, percaya sama saya. Dikeruk semua," kata dia.

Kedepannya, jika musim hujan telah selesai, Hasbiallah juga meminta agar Pemprov DKI dapat merampungkan naturalisasi dan normalisasi Kali Ciliwung. Menurutnya, Jakarta akan terus dihantui banjir, jika permasalahan kali Ciliwung tak junjung tuntas.

"Ini after musim banjir ya, setelah nanti, musim panas itu harus menyelesaikan Ciliwung itu dari Pejaten Timur, terus Lebak Bulus, terus Pesanggrahan, kalau itu bisa ditangani, Kemang itu tidak akan banjir, nanti larinya sampai ke Cipinang tuh. Itu kan belum selesai, selama itu belum selesai Jakarta tidak akan terbebas banjir," katanya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA