Saturday, 06 Mar 2021
Temukan Kami di :
News

Pemprov Jatim Batal Berikan Dana Hibah Rp 9 Miliar untuk Museum SBY

Anas Baidowi - 22/02/2021 20:30 Sekretaris Daerah Pemprov Jatim, Heru Tjahjono

Beritacenter.COM - Pemprov Jawa Timur (Jatim) batalkan pemberian dana hibah bantuan keuangan Khusus (BKK) ke Pemkab Pacitan. Dana sebesar Rp 9 miliar itu dugaannya hendak dikucurkan Pemkab Pacitan untuk pembangunan Museum SBY.

Hal itu tercantum dalam surat dari Pemprov Jatim bernomor 910/3050/201.2/2021, tentang penarikan kembali bantuan keuangan khusus Kabupaten Pacitan pada perubahan APBD Provinsi Jawa Timur tahun Anggaran 2020. surat tersebut ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Pemprov Jatim, Heru Tjahjono. 

Saat dikonfirmasi, Heru menjelaskan bahwa surat tersebut benar adanya dan telah diberikan ke Pemkab Pacitan.

"Ada surat memang, kalau memang tidak segera digunakan akan ditarik. Baru akan dikirim lagi saat diperlukan dan secara administrasi terpenuhi," ujar Heru, Senin (22/2/2021).

Heru menjelaskan, dana tersebut merupakan dana Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P APBD) tahun 2020.

"Jadi dana itu kan tahun PAPBD 2020. Karena pada saat itu tidak dilakukan pelaksanaan, pembangunan, dan tidak dipergunakan, maka belum sempat dilakukan( belum sempat digunakan anggarannya)," terang Heru.

Menurut Heru, dana hibah tersebut telah masuk di APBD 2021. Ia menjelaskan, apabila dana tersebut tidak digunakan lagi di tahun ini atau persyaratan penggunaan dana tidak memenuhi, maka Rp 9 miliar tersebut akan dikembalikan ke Pemprov Jatim.

"Akhirnya, (dana hibah BKK Rp 9 miliar) dimasukkan di APBD tahun 2021. Nanti akan dikembalikan lagi, karena ada di persyaratannya harus sesuai dengan peruntukan," ungkapnya.

Ia memastikan, bilamana penggunaan dana tersebut tidak sesuai dengan peruntukannya dan tidak memenuhi syarat, maka akan ditarik kembali oleh Pemprov Jatim.

"Kirim surat itu agak lama, tanggalnya saya lupa. Memang begitu kalau tidak memenuhi persyaratan, (dana BKK) akan ditarik. Kalau mau dikembalikan (oleh Pemkab), ya ditransfer ke provinsi. Jadi BKK itu banyak yang gak jadi (digunakan), kalau gak memenuhi syarat ya gak diluncurkan," tandasnya.

Sebelumnya, Heru mengatakan bahwa dana hibah BKK Rp 9 miliar saat ini ada di Pemkab Pacitan. Dana hibah itu tidak spesifik dikhususkan untuk membangun museum SBY saja.

"Ya gak hanya buat museum. Jadi dana BKK itu sesuai peruntukannya Pemkab Pacitan. Mau digunakan apa oleh Pemkab, kami dari Pemprov hanya memberi. Semua ada syaratnya, kalau gak memenuhi syarat, ya gak bisa. Dana itu masih utuh," ungkap Heru pada Selasa (15/2/2021) lalu.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA