Monday, 21 Jun 2021
Temukan Kami di :
News

Cegah Penumpukan, 8 Ribu Korban Banjir Citarum Disebar ke-16 Titik Tenda Pengungsian

Aisyah Isyana - 22/02/2021 13:28

Beritacenter.COM - Sebanyak 8 ribu warga korban banjir jebolnya tanggul Citarum, Pebayuran, Kabupaten Bekasi, telah dievakuasi tim gabungan TNI-Polri dan Basarnas. Ribuan warga korban banjir itu diungsikan ke 16 titik tenda pengungsian.

Penyebaran tenda pengungsian ke banyak titik dilakukan guna mengantisipasi penyebaran COVID-19. "Ada 16 titik pengungsian agar nggak menumpuk, ada 8.000 yang sudah masuk pengungsian," kata Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrachman, Senin (22/2/2021).

Baca juga :

Selain itu, para pengungsi juga diimbau untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan selama dilokasi pengungsian. "Ya tetap kita tekankan kepada mereka agar jaga jarak, prokes tetap kita laksanakan," ujar Dudung.

Guna mencegah penyebaran virus Corona, jajaran TNI-Polri juga membagi-bagikan masker ke para warga di lokasi pengunsian. Dudung mengatakan, pembagian masker dilakukan guna mencegah timbulnya klaster baru Corona di lokasi pengungsian.

"Tadi saya dan Pak Kapolda bagi-bagi masker, tenaga kesehatan juga disiapkan dari Polda, Kodam Jaya, Dinkes, dari Pemda ini akan dikirim lagi tenda dengan tenaga medis dari Kesdam Jaya," lanjutnya.

Sejauh ini, tim TNI-Polri dan Basarnas masih terus melakukan proses evakuas terhadap korban banjir tanggul Citarum. Namun, ada juga beberapa warga yang memilih untuk tidak dievakuasi karena ingin menjaga harta bendanya. Meski begitu, pertugas tetap mengupayakan evakuasi terhadap wanita dan anak-anak yang rentan.

"Khusus ibu-ibu dan anak kecil kita evakuasi. Kalau ada yang nunggu hartanya kita tetap kirimkan bantuan melalui LCR," imbuh Dudung.

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menyebut pihaknya akan mengirimkan bantuan logistik bagi para warga terdampak banjir tanggul Citarum. Bantuan itu juga disalurkan ke warga yang memilih bertahan di rumahnya.

"Di beberapa titik masyarakat banyak yang nggak mau tinggalkan rumah, itu gunanya pasukan akan datangi untuk berikan bantuan makanan untuk pastikan mendapat suplai logistik cukup," ujar Fadil.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA