Monday, 02 Aug 2021
Temukan Kami di :
News

Wagub DKI Imbau Warga-Aparat Siaga soal Prediksi Banjir Besar 18-19 Februari

Aisyah Isyana - 18/02/2021 13:55

Beritacenter.COM - Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengimbau agar masyarakat dapat tetap siaga terkait prediksi banjir dari Lapan, di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek). Tak hanya warga, Riza juga meminta aparat siaga menyikapi prediksi itu. Riza berharap, prediksi banjir ini dapat dihadapi dengan bijak dan kerja sama semua pihak.

"Memang beberapa hari akan agak ekstrem. Masyarakat kami minta siap siaga, aparat siap siaga, kami juga sama-sama mempersiapkan, cuaca ini memang harus kita hadapi dengan bijak, tenang, sabar, kita sinergi positif, kolaborasi, itulah tugas kita melakukan pencegahan," kata Riza di Kantor BPBD DKI, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (18/2/2021).

Baca juga : 

Menurutnya, teradapat tiga sumber banjir yang terjadi di Jakarta, yakni mulai dari hujan lokal hingga hujan yang berasal dari hulu. Untuk itu, Riza mengimbau agar semua pihak tetap siaga menyikapi segala potensi yang ada.

"Kita tik tahu datangnya hujan dari Katulampa dan Bogor sebagainya, kita harus siap, banjir rob juga harus siap, hujan lokal harus siap. Sumber banjir di Jakarta ada 3, dari hujan lokal, rob laut, dan hulu. Jadi memang kita harus siap, mudah mudahan tahun ini tidak terjadi banjir seperti tahun sebelumnya," tuturnya.

Sebagaimana prediksi BMKG, cuaca ekstrem disebut akan terjadi selama sepekan ke depan. Untuk itu, curah hujan tinggi di wilayah Jakarta diprediksi masih akan terjadi dalam beberapa hari terakhir.

"Ya sesuai dengan hasil BMKG, memang hasilnya kita bisa ketahui menggunakan teknologi, prediksi memang ke depan sampai hari minggu. Cukup ekstrem ya, kita lihat beberapa hari ini cukup tinggi curah hujan, tapi alhamdulillah tadi menurut laporan di 35 RT, 8 RW yang terendam banjir ketinggian kurang lebih 40 tapi sudah turun dalam waktu yang cepat singkat, mudah mudahan hari ini cerah," ujarnya.

Meski curah hujan tinggi, Riza menyebut mulai terjadi penurunan banjir di Jakarta yang cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya, sebagaimana data yang diterimanya. Tak hanya itu, tercatat pula data genangan air di Jakarta yang mengalami penuruna.

Sekedar diketahui, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir di enam Provinsi di Pulau Jawa, 18-19 Februari. Adapun peringatan BMKG itu turut dibuktikan melalui Sadewa-LAPAN. Dimana Sadewa merupakan aplikasi sistem peringatan dini atmosfer ekstrem berbasis satelit dan model atmosfer yang dikembangkan litbang LAPAN.

"Informasi tersebut juga dibuktikan oleh hasil prediksi Sadewa-LAPAN yang menunjukkan bahwa hujan ekstrem mulai terjadi di kawasan Jakarta sejak pukul 23.00 WIB dengan intensitas yang meluas dan memanjang hingga meliputi Bekasi, Depok, Tangerang bahkan hingga Karawang," tulis Tim TREAK dalam keterangannya, Kamis (18/2).

Hujan ekstrem diprediksi Sadewa-LAPAN akan mencapai intensitas maksimum pada 05.00 WIB. "Setelah itu, intensitas akan berkurang terhadap waktu namun hujan dalam skala meso atau luas akan persisten terjadi sepanjang hari hingga pukul 17.00 WIB di kawasan Jakarta dan sekitarnya," jelas TREAK.

Pada Kamis sore ini, juga diprediksi akan terbentuk hujan di kasawan Bogor dan sekitarnya dan menjalar ke utara menuju Jakarta dengan peningkatan intensitas hujan yang terjadi pada tengah malam, sekitar pukul 23.00 WIB.

"Hujan di Jakarta bahkan masih akan terjadi hingga pukul 04.00 WIB pada tanggal 20 Februari 2021. Hujan ekstrem dini hari ini sangat erat dipengaruhi oleh penguatan CENS dan angin utara di Laut Jawa yang bersifat sangat lembap," katanya.

"Semua pihak diharapkan selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir besar yang dapat terjadi pada 19-20 Februari 2021 secara luas di Jadetabek, sebagaimana yang pernah terjadi pada 1 Januari 2020," tulis PSTA-LAPAN menutup laporannya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA