Thursday, 13 May 2021
Temukan Kami di :
News

Beberkan Sistem Kerja Sindikat Mafia Tanah, Dino Patti Djalal: Kayak Piramid

Anas Baidowi - 16/02/2021 19:46 Eks Wakil Dubes Indonesia untuk AS, Dino Patti Djalal

Beritacenter.COM - Eks Wakil Dubes Indonesia untuk AS, Dino Patti Djalal berharap segera mengusut tuntas kasus mafia tanah kepemilikan ibunya ini. ia mengatakan, polisi juga harus segera menangkap dalang dalam kasus tersebut.

"Harapannya tentu semakin terkuak siapa yang menyuruh dia. Ini kan kayak main piramid gitu, di bawahnya udah ketangkap setelah itu siapa di atasnya. Jadi harus diungkap terus," ujar Dino Patti Djalal kepada wartawan di Mayapada Tower, Selasa (16/2/2021).

Ia menilai, pelaku yang tertangkap hanya pelaku level bawah. Sedangkan dalang dari kasus ini belum terungkap.

"Saya nggak mau itu apa, di bawahnya kena tapi yang di atas nggak ketangkap," tegas Dino.

Baca juga: Berantas Mafia Tanah, Polda Metro Jaya Bentuk Tim Khusus

Dino menyebut para pelaku mafia tanah mempunyai perannya masing-masing serta memiliki sistem kerja yang diatur dengan rapi dan terstruktur.

"Untuk kasus mafia tanah karena sindikat itu emang begitu ada perencanaannya, ada sistemnya, ada bagian yang pura-pura jadi pembeli terus ada juga bagian broker, ada juga yang bikin KTP palsu, ada yang mencari figur ada yang apa namanya cari founder," jelasnya.

"Ini benar-benar yang harus dibongkar tuntas," lanjutnya.

Dino mengatakan, jika dalang dalam kasus ini tak kunjung tertangkap, khawatirnya akan timbul kasus serupa yang akan menimpa orang lain.

"Karena selama kroconya yang tertangkep apa? Mereka bisa melakukannya lagi 10 kali lipat untuk 10 tahun ke depan dengan orang-orang lain karena perencanaannya nggak pernah tertangkap gitu," lanjutnya.

Diketahui, Polda Metro Jaya telah membentuk tim khusus untuk mengungkap kasus mafia tanah yang menimpa kepemilikan ibunda Dino Patti Djalal. Polisi juga melibatkan Satgas Mafia Tanah hingga Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk membantu mengusut kasus ini.

"Kapolda Metro Jaya sudah membentuk tim yang pertama dari penyidik Ditkrimum Polda Metro Jaya. Kemudian juga melibatkan tim satgas mafia tanah pusat dan BPN pusat," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (16/2/2021).

Sebelumnya, polisi juga telah menangkap 5 tersangka dari kasus laporan pertama keluarga DIno. "Untuk kasus ini sudah tersangka sudah kita amankan. Terakhir subuh tadi ada tersangka yang kita amankan dan ini sudah berjalan. Total semuanya ada 5 tersangka," tutur Yusri.

"Karena selama kroconya yang tertangkep apa? Mereka bisa melakukannya lagi 10 kali lipat untuk 10 tahun ke depan dengan orang-orang lain karena perencanaannya nggak pernah tertangkap gitu," lanjutnya.




Berita Lainnya

Gempa 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Utara

12/05/2021 23:30 - Baharuddin Kamal
Kemukakan Pendapat


BOLA