Thursday, 13 May 2021
Temukan Kami di :
News

Kesal soal Kontrak Kerja Berimbas Eks Sekuriti Tusuk Plt Kadis Parekraf DKI

Aisyah Isyana - 11/02/2021 22:35

Beritacenter.COM - Sekeruti berinsial RH (34) diamankan polisi setelah nekat menusuk Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Gumilar Ekalaya. Aksi nekat itu dilakukan RH hanya karena tersainggung atas jawaban Gumilar terkait kontrak kerjanya.

Kejadian bermula saat pelaku datang ke kantor Gumilar Ekalaya di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (11/2), guna menanyakan soal kontrak kerjanya yang tak diperpanjang. RH sebelumnya sudah sudah bekerja sebagai petugas sekuriti di Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif selama 8 tahun.

Baca juga :

"Nah, di jam terjadinya peristiwa (penusukan) itu, pelaku itu juga mendapatkan jawaban yang sama," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Azis Ardiansyah kepada wartawan di Mapolres Jaksel, Jl Wijaya II, Kebayoran, Baru, Jakarta Selatan, Kamis (11/2/2021).

"Pelaku bermaksud ingin mengonfirmasi kepada kepala (Plt Kadis Parekraf DKI) langsung, tapi kepala (Gumilar Ekalaya) menyampaikan normatif apa adanya bahwa 'pelaku ini adalah pegawai kontrak yang diangkat di dinas kepegawaian, silakan bertanya di sana'. Tersangka tidak terima dan emosi langsung menusukkan kepada pejabat tersebut," sambungnya.

RH yang kecewa mendapat jawaban itu, lantas mempertanyakan alasan pemutusan kontrak kerjanya. "Dia menyampaikan bahwa dia merasa terdesak, karena diputus kontrak dan tidak bisa bekerja lagi di kantor dinas tersebut," jelasnya.

RH juga sempat menanyakan soal hal itu ke bagian kepegawaian, sebelum akhirnya menanyakan langsung ke Gumilar. Disana, RH mengetahui jika kontrak kerjanya tak lagi diperpanjang.

"Sebelum bertemu korban pertama (Gumilar Ekalaya), pelaku sudah bertanya ke bagian kepegawaian dua hari sebelumnya. (Menanyakan) bagaimana status pekerjaan dari pelaku tersebut dan ternyata memang kontraknya sudah habis," ucapnya.

Disana, RH kemudian diminta untuk menanyakan langsung ke dinas terkit tempatnya bekerja. Sayangnya, RH lagi-lagi menelan kenyataan pahit dan jawaban yang tak memuaskan.

"Kemudian diminta untuk menanyakan di dinas di tempat ia dinaungi, yaitu di dinas kebudayaan sebenernya, bukan di dinas pariwisata tapi di dinas kebudayaan, dijawab seperti itu sudah timbul amarah dari pelaku," katanya.

RH sebelumnya juga diketahui pernah mengancam pegawai di bagian kepagawaian prihal kontrak kerjanya. Ancaman itu disampaikan RH pada Senin (8/2), sebelum akhirnya menusuk Gumilar.

"Pada tanggal 8-nya menyampaikan ancaman kepada salah satu pegawai, dia menyampaikan, 'hari ini Bapak boleh selamet, tapi lain hari pulang bisa tidak selamet'. Itu ancaman kepada orang yang lain, yang berada di divisi kepegawaian," ucapnya.

Alhasil, RH kemudian datang ke Dinas Pariwisata untuk menanyakan soal kontrak kerjanya, Rabu kemarin. Sayangnya, RH lagi-lagi mendapat jawaban yang tak memuaskan. RH yang kesal dengan jawaban Gumilar, lantas nekat menusuknya.

Setelah menusuk Gumilar, Eka lantas berupaya kabur dari TKP. Namun, RH langsung dihadang oleh petugas sekuriti di lantai 1. Salah satu sekuriti yang menghadang RH juga terkena tusukan. Untungnya, RH dapat dibekuk oleh sekuriti lainnya dan langsung digelandang ke Mapolres Jakarta Selatan.




Berita Lainnya

Gempa 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Utara

12/05/2021 23:30 - Baharuddin Kamal
Kemukakan Pendapat


BOLA