Tuesday, 21 Sep 2021
Temukan Kami di :
News

Satgas COVID-19: Kasus Aktif Corona di Indonesia Salah Satu Tertinggi di Dunia

Sudah hampir 1 tahun kita bertempur, berperang menghadapi COVID, namun kasusnya bukannya semakin rendah. Kasus aktif kita termasuk yang tertinggi saat ini di dunia

Aisyah Isyana - 07/02/2021 17:45

Beritacenter.COM - Ketua Satgas Penanganan COVID-19, Doni Monardo, menyebut kasus aktif virus Corona di Indonesia sebagai salah satu yang tertinggi di dunia. Pandemi COVID-19 yang sudah 1 tahun menerpa tanah air, masih belum kunjung melandai hingga saat ini.

"Sudah hampir 1 tahun kita bertempur, berperang menghadapi COVID, namun kasusnya bukannya semakin rendah. Kasus aktif kita termasuk yang tertinggi saat ini di dunia, kita memiliki pasien COVID 175 ribu orang, artinya ada 175 ribu orang COVID di Tanah Air," kata Doni saat memimpin rapat Satgas Penanganan COVID-19 secara virtual, Minggu (7/1/2021).

Baca juga :

"Dan kalau ini tidak dikendalikan dengan cara memutus mata rantai penularannya, maka rumah sakit kita tidak akan mampu merawat pasien dan yang pasti juga tenaga kesehatan kita sangat terbatas," sambungnya.

Saat ini, Doni menyebut pemerintah tengah menerapkan strategi pengendalian COVID-19 di skala terendah. Penerapa strategi itu turut didasari pada kolaborasi dari semua komponen.

"Strategi kita untuk menangkal COVID di tingkat terendah yaitu RT/RW bisa kita jadikan sebagai salah satu strategi baru tetap berbasis pada kolaborasi kesepakatan atas semua komponen di desa kelurahan sampai tingkat RT/RW," ujar Doni.

Dalam rapat yang membahas soal PPKM mikro yang merupakan arahan Presiden Jokowi, Doni menyebut tingkat RT/RW merupakan ujung tombak pengendalian COVID-19.

"Namun, dalam pelaksanaannya, ujung tombaknya RT dan juga RW jadi kita harapkan pertemuan hari ini adalah pertemuan terakhir sebelum SOP tentang pengendalian COVID yang berskala mikro ini akan kita terbitkan dalam bentuk surat edaran, oleh karenanya masukan dari sejumlah pejabat pada sore ini sangat penting," ujar Doni.

Untuk itu, Doni berharap PPKM mikro dapat menjadi strategi efektif guna memutus rantai penyebaran virus Corona. "Dan kita sangat berharap ini adalah strategi yang sangat efektif, ini adalah strategi yang pamungkas karena berbagai cara telah kita tempuh," tutur Doni.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA