Thursday, 13 May 2021
Temukan Kami di :
News

Wagub DKI Tunggu Keputusan Presiden soal Usulan Lockdown Akhir Pekan

Aisyah Isyana - 03/02/2021 11:54

Beritacenter.COM - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria angkat bicara soal usulan fraksi PAN DPR Saleh Partanonan Daulay yang menawarkan opsi lockdown akhir pekan untuk wilayah zona merah dan oranye COVID-19. Ariaza mengaku pihaknya masih menunggu keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait hal itu.

"Usulan dari teman-teman DPR saya kira disampaikan saja kepada pemerintah, kepada presiden, kepada satgas pusat. Kami di Pemprov DKI juga nanti pak Gubernur akan mengkaji, menganalisa, dan membahas," kata Riza di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (3/2/2021).

Baca juga :

Rencananya, Riza menyebut Pemprov DKI Jakarta akan mengikuti rapat bersama Presiden Jokowi dan Satgas Penanggulangan COVID-19 siang ini. Ariza memastikan Pemprov DKI siap menjalankan apapun kebijakan yang nantinya diputuskan dalam rapat.

"Kalau nanti Presiden, satgas pusat dan jajaran lainnya termasuk hari ini nanti siang akan ada rapat apapun kebijakan yang diambil kami akan laksanakan sepenuhnya," ungkap Riza.

Sebelumnya, fraksi PAN DPR Saleh Partanonan Daulay menawarkan usul 'lockdown akhir pekan'. Adapun usulan itu dilontarkan setelah Presiden Jokowi menyebut pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) tidak efektif.

"Tawaran saya adalah mencoba memadukan PSBB atau PPKM dengan apa yang saya sebut dengan 'lockdown akhir pekan'," ujar Saleh ketika dihubungi detikcom, Minggu (31/1/2021).

Pada penerpananya, Saleh menyebut lockdown akhir pekan akan berlaku bagi kota dan kabupaten yang masuk kategori zona merah dan oranye. Nantinya, warga di zona itu akan dilarang ke luar rumah pada akhir pekan.

"Tidak diperkenankan ke luar rumah selama akhir pekan mulai dari jam 8 malam hari Jumat sampai dengan Senin pagi jam 5 pagi," kata Saleh.

Dia mengatakan, setiap warga yang keluar rumah akan ditanya dan diperiksa kepeluannya. Jika ditemukan ada yang tak mendesak, maka warga itu akan dikenakan denda. "Dendanya besar, tapi harus ada ketegasan juga di situ, kalau yang PPKM sekarang itu kan abu-abu," jelasnya.

"Lockdown akhir pekan siapa pun orang yang keluar itu langsung diperiksa dan ada polisi di setiap jalan dan yang jaga itu kan polisi yang jaga di ujung-ujung aja jangan di sepanjang jalan," lanjutnya.




Berita Lainnya

Gempa 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Utara

12/05/2021 23:30 - Baharuddin Kamal
Kemukakan Pendapat


BOLA